Suara.com - Polisi tidur atau alat pembatas kecepatan, atau juga disebut sebagai markah kejut berfungsi untuk memperlambat laju kendaraan. Selain polisi tidur, beberapa ruas jalan juga kerap ditemui gundukan kecil mirip polisi tidur, yang jumlahnya cukup banyak. Ada yang tahu namanya? Fungsinya juga beda lho, dengan polisi tidur.
Gundukan kecil mirip polisi tidur itu bernama pita penggaduh, yang menurut Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia atau PM Nomor 82 Tahun 2018 pasal 33, berfungsi untuk:
- mengurangi kecepatan kendaraan;
- mengingatkan pengemudi tentang objek di depan yang harus diwaspadai;
- melindungi penyeberang jalan; dan
- mengingatkan pengemudi akan lokasi rawan kecelakaan.
Mengutip dari cuitan akun Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta di jejaring Twitter, pita penggaduh sengaja dibuat tidak rata dengan menempatkan pita-pita dengan ketebalan maksimum 4 sentimeter melintang jalan, pada jarak yang berdekatan.
Pita penggaduh sengaja dibuat sedemikian rupa, supaya bisa menimbulkan getaran dan suara yang berfungsi untuk mengingatkan para pengguna jalan.
Nah, pita penggaduh ini akan mudah ditemui menjelang perlintasan sebidang, menjelang sekolah, atau menjelang tempat-tempat yang berbahaya bila berjalanterlalu cepat.
Jadi meski punya bentuk serupa polisi tidur, tapi gundukan kecil itu disebut sebagai pita penggaduh, yang juga punya fungsi lain dari polisi tidur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga