Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Kamis (23/5/2019) usai aksi 22 Mei 2019. Terpantau IHSG menguat ke level 5.944 dibandingkan penutupan perdagangan Selasa kemarin di level 5.939.
Berdasarkan data RTI pada pukul 09.09 WIB, IHSG masih bergerak terus menguat ke level 5.992.
Terpantau, sebanyak 1,4 miliar volume saham diperdagangkan dengan frekuensi 19.882 kali dan nilai perdagangan mencapai Rp 483,8 miliar.
Sebanyak 157 saham naik, 41 saham turun, dan 109 saham terpantau stagnan.
Sebelumnya, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji melihat secara teknikal, MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI berada di area netral.
Terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG.
"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 5.916 hingga 5.893. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 5.964 hingga 5.989," kata Nafan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana