Suara.com - PT Bank CTBC Indonesia (CTBCI) menggandeng PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) untuk penjualan reksa dana. Dengan kata lain, CTBCI bisa menjual produk reksa dana milik MMI.
Kerja sama CTBCI sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD) dari MMI ini merupakan salah satu strategi untuk memberikan lebih banyak pilihan instrument investasi bagi nasabah.
Hal ini mengingat potensi produk MMI yang beragam dan sudah banyak dipasarkan. Selain itu kemitraan ini merupakan komitmen kedua perusahaan untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam hal inklusi dan literasi keuangan melalui investasi terkait reksa dana.
"Kami optimis dan menyambut baik kerja sama strategis dengan Mandiri Investasi sebagai mitra usaha terkemuka di industri reksa dana nasional. Kesamaan visi kami adalah dalam hal terus diupayakannya dukungan untuk pengembangan produk-produk investasi bagi para nasabah," kata Presiden Direktur CTBCI, Iwan Satawidinata, Rabu (29/5/2019).
Sementara itu, Direktur Utama Mandiri Investasi, Alvin Pattisahusiwa mengatakan, kemitraan dengan CTBCI sebagai salah satu Agen Penjual Reksa Dana (APERD) Mandiri Investasi ini akan mempermudah dan memperluas akses masyarakat untuk dapat berinvestasi pada instrumen reksa dana melalui bank.
Selain itu kolaborasi dengan institusi perbankan ini pun merupakan salah satu strategi Mandiri Investasi dalam pengembangan bisnis dan perluasan customer base.
"Kami memiliki keyakinan bahwa ini adalah awal yang baik untuk berbagai potensi bisnis lainnya di masa yang akan datang," imbuh Alvin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN