Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat Ibu Kota mengunduh aplikasi Info Pangan Jakarta (IPJ) untuk memantau harga bahan pokok di pasar. Aplikasi ini juga bisa digunakan warga untuk mengontrol harga pasar.
Menurut Anies, melalui aplikasi ini, warga Jakarta bisa memantau harga bahan pokok mulai dari beras hingga sayur-sayuran.
"Silahkan di download di mobile phone, Apple atau Playstore. Di situ nanti masyarakat bisa mendapatkan info langsung tentang harga. Contoh nih, Tepung terigu harganya Rp 8 ribu per kilo, itu turun, yang naik nih tomat, naik Rp 400. Jadi seluruh info ada di sini," kata Anies di Balai Kota, Senin (10/6/2019).
Aplikasi ini disebut Anies bisa ditujukan kepada masyarakat, jika pedagang memainkan harga pasar.
"Itu justru membantu untuk mengelola harga. Kalau kita tidak punya info seperti ini, maka pasar bisa naik, dan turun liar," katanya.
Untuk diketahui, Aplikasi IPJ diluncurkan pada Juni 2016 oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). IPJ memberikan informasi mengenai harga dan ketersediaan pangan yang tersedia sehingga warga tidak perlu repot-repot pergi ke pasar untuk mengecek harga pangan.
Berita Terkait
-
Anies Tak Permasalahkan Banyak Pendatang Baru ke Jakarta Usai Lebaran
-
Udara Jakarta Kotor, Anies Tak Takut Digugat LSM dan Masyarakat Sipil
-
Anies Kasih Jempol ke Pasukan Orange Tetap Kerja saat Lebaran
-
Bolos Kerja Usai Lebaran, 185 PNS DKI Jakarta Bakal Disanksi
-
Anies Dikritik Besarnya Biaya Mudik Gratis, Pemprov DKI Beberkan Rinciannya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok