Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara atau wisman yang datang ke Indonesia pada April 2019 sebesar 1,30 juta kunjungan. Angka itu turun 2,74 persen jika dibandingkan Maret 2019 yang mencapai 1,34 juta kunjungan.
Kepala BPS, Suhariyanto menerangkan, kunjungan wisman masih didominasi dari pintu masuk udara sebesar 773,8 ribu kunjungan. Sedangkan, pintu masuk wisman lainnya melewati laut sebesar 334,88 ribu kunjungan, dan darat sebanyak 185,05 ribu kunjungan.
"Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang datang melalui pintu masuk udara pada April 2019 alami penurunan sebesar 8,82 persen dibanding jumlah kunjungan periode yang sama tahun lalu," kata Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (10/6/2019).
Namun, jika dibandingkan pada tahun lalu jumlah wisman pada April 2019 mengalami kenaikan tipis sebesar 0,11 persen.
"Sementara secara kumulatif, Januari-April 2019, jumlah kunjungan wisman capai 5,12 juta kunjungan naik 3,22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," ujar Suhariyanto.
Sementara dilihat dari negaranya, wisman asal Malaysia tercatat yang paling banyak berkunjung. Kemudian diikuti oleh wisman asal China masing-masing sebesar 256,3 ribu kunjungan dan 171,6 kunjungan.
"Wisman dari ASEAN pada April 2019 kenaikannya tertinggi dibanding tahun lalu periode yang sama sebesar 13,28 persen," imbuh dia.
Tag
Berita Terkait
-
Gaet Wisatawan Mancanegara, Jatim Park Group dan Traveloka Tekan MoU
-
Nilai Ekspor April Turun, Sekjen Kemendag: Produk Manufaktur Masih Kalah
-
Jeblok, Neraca Perdagangan April 2019 Defisit 2,5 Miliar Dolar AS
-
Data BPS: Angka Pengangguran Turun ke Level 5,01 Persen
-
Mantap! Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,07 Persen
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak