Suara.com - Antrean panjang tercipta akibat pengunjung yang ingin mendapatkan potongan harga yang cukup besar dari Giant Ekspres Mampang jelang penutupan gerainya.
Berdasarkan pantauan, hanya tersedia empat kasir untuk melayani seluruh pengunjung yang ingin melakukan pembayaran.
Selain itu, pengunjung harus menunggu kurang lebih sekitar 50 menit untuk mencapai meja kasir dan membayar barang yang telah dipilihnya.
Tidak jarang ada pengunjung yang menyerah dan meninggalkan belanjaannya akibat antrean panjang ini.
Salah satunya Hani seorang pengunjung yang mampir di sela waktu istirahatnya bekerja.
"Iya ga jadi belanjanya, lama banget ngantrinya. Ga jadi aja deh mumpung belum setengah antrean," kata Hani di Jakarta, Selasa (25/6/2019).
Pengunjung lainnya, Hadi mengaku rela menunggu karena sudah terlanjur mengambil banyak barang untuk potongan harga.
"Ditunggu aja deh, kasihan juga saya sudah ambil banyak masa tidak jadi transaksi," kata Hadi yang sudah datang sejak pukul 10.00 WIB.
Selain Hadi, ada juga pengunjung yang rela antre untuk mendapat potongan harga karena sudah merencanakan berbelanja setelah mengetahui info penutupan gerai Giant Ekspres Mampang seperti Mona.
Baca Juga: Serbu Giant Sebelum Tutup, Emak-emak: Harganya Ternyata Sama Saja
"Sudah biasa menunggu, namanya juga untuk potongan harga. Lumayan untuk alat-alat kebersihan diskonnya 20 persen," kata Mona yang merupakan ibu rumah tangga.
Giant Ekspres Mampang merupakan satu dari enam gerai ritel yang ditutup oleh PT Hero Supermarket Tbk (HERO).
Hingga saat ini diskon yang diberikan tersedia mulai dari 5 persen hingga 30 persen.
Diskon semakin besar mencapai 50 persen akan diberikan pada saat transaksi dilakukan pada 28 Juli 2019. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!