Suara.com - Nama Airlangga Hartarto kembali masuk dalam jajaran Menteri Kabinet Kerja Jilid II Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin untuk periode 2019-2024. Namun Airlangga disebut-sebut bukan diangkat sebagai Menteri Perindustrian lagi namun digadang-gadang bakal menduduki jabatan sebagai Menko Ekonomi.
Mengutip elhkpn.kpk.go.id Selasa (22/10/2019) total kekayaan mantan Menteri Perindustrian ini mencapai Rp 81.550.046.868 yang dilaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 4 April 2019 atas kekayaan yang diperolehnya selama 2018.
Airlangga memiliki harta berupa delapan tanah dan bangunan senilai Rp 71.842.595.500 yang tersebar di Kota Jakarta Selatan, Gianyar, Melbourne Australia, Kota Manado dan Bogor.
Selanjutnya, Airlangga memiliki lima kendaraan roda empat senilai Rp 3.859.600.000 terdiri atas Jaguar, Toyota Vellfire, Toyota Jeep, dan dua Toyota Kijang Innova.
Airlangga juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 573.500.000, surat berharga Rp 43.256.429.320, kas dan setara kas senilai Rp 6.051.733.692, dan harta lainnya Rp 20.507.113.576. Total keseluruhan harta kekayaan Airlangga adalah Rp 146.090.972.088.
Airlangga memberi sinyal bahwa Presiden Jokowi akan memberikan kursi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian kepada dirinya di pemerintahan kabinet baru.
"Tantangannya terkait dengan defisit neraca perdagangan, kemudian pengembangan kawasan-kawasan ekonomi yang tentunya diharapkan kawasan ini bisa mengisi beberapa industri unggulan," kata Airlangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027
-
IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar
-
Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'
-
Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya
-
Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen
-
HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM
-
Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online
-
Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika
-
Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
-
Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa