News / Internasional
Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:40 WIB
Pangeran Abdul Malik dan Raabi'atul Adawiyyah [Instagram/mr94ler15]
Baca 10 detik
  • Sultan Hassanal Bolkiah resmi mencabut gelar kerajaan Pengiran Raabi'atul Adawiyyah pada 8 Agustus 2026 di Brunei.
  • Kantor Grand Chamberlain menyatakan pencabutan gelar dilakukan karena perilaku Raabi'atul dinilai tidak pantas bagi keluarga kerajaan.
  • Keputusan pencabutan gelar tersebut tidak berdampak pada status pernikahan maupun pada gelar anak-anaknya.

Suara.com - Nama Pengiran Raabi'atul Adawiyyah tengah menjadi perhatian setelah gelar kerajaan yang disandangnya dicabut oleh Sultan Brunei Darussalam, Sultan Hassanal Bolkiah.

Raabi'atul Adawiyyah merupakan istri Pangeran Abdul Malik, salah satu putra Sultan Hassanal Bolkiah. Sebelum gelarnya dicabut pada 8 Agustus 2026, ia dikenal dengan gelar Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri Pengiran Raabi'atul 'Adawiyyah binti Pengiran Haji Bolkiah.

Keputusan pencabutan gelar tersebut diumumkan Kantor Grand Chamberlain Brunei dan berlaku segera. Namun, pihak kerajaan tidak mengungkap secara rinci tindakan atau peristiwa yang menjadi penyebab pencabutan gelar tersebut.

Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei [Instagram/ameeraahbolkiahh]

Lantas, siapa sebenarnya Pengiran Raabi'atul Adawiyyah?

Profil Pengiran Raabi'atul Adawiyyah

Pengiran Raabi'atul Adawiyyah lahir pada 27 Oktober 1992. Ia merupakan anak kedua dari 10 bersaudara, dari pasangan Pengiran Haji Bolkiah bin Pengiran Haji Jaluddin bin Pengiran Haji Tajuddin dan Pengiran Hajah Noor'aismah binti Pengiran Haji Ismail bin Pengiran Haji Tengah.

Informasi mengenai latar belakangnya tersebut tercatat dalam profil mempelai diraja yang diterbitkan oleh Jabatan Penerangan Brunei melalui Pelita Brunei.

Dalam profil tersebut, Raabi'atul disebut aktif dalam bidang keagamaan dan pernah mengikuti Skim Tilawah Al-Qur'an Remaja.

Jabatan Penerangan Brunei pada 2015 juga menggambarkan Raabi'atul sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan keagamaan.

"merupakan salah seorang peserta Skim Tilawah Al-Qur'an Remaja," tulis Pelita Brunei dalam profilnya.

Baca Juga: Kenapa Gelar Bangsawan Menantu Sultan Brunei Raabi'atul Adawiyyah Dicabut?

Keterangan tersebut menjadi salah satu informasi resmi mengenai latar belakang Raabi'atul sebelum masuk ke keluarga kerajaan Brunei.

Menikah dengan Pangeran Abdul Malik pada 2015

Raabi'atul Adawiyyah menikah dengan Pangeran Abdul Malik, putra Sultan Hassanal Bolkiah dan Raja Isteri Pengiran Anak Hajah Saleha, pada April 2015.

Akad nikah keduanya berlangsung pada 9 April 2015 di Masjid Omar 'Ali Saifuddien. Sementara acara bersanding diraja digelar pada 12 April 2015 di Istana Nurul Iman.

Pernikahan tersebut menjadi salah satu acara kerajaan Brunei yang berlangsung dengan rangkaian adat istiadat diraja.

Pelita Brunei pada saat itu menyebut pasangan tersebut sebagai mempelai diraja dan mencatat Raabi'atul dengan gelar Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri.

Load More