Suara.com - Basuki Hadimuljono menginginkan ada posisi Wakil Menteri untuk menemaninya bekerja di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Menurutnya, pada periode kedua pemerintahan Jokowi ini akan lebih banyak pembangunan infrastruktur, sehingga diperlukan pendamping dalam memantau pembangunan infrastruktur.
"Saya kira saya butuh. Karena ada ibu kota baru, macam macam. Itu enggak bisa disambi. (Tugas akan lebih banyak?) saya kira begitu. Supaya lebih tepat saja," kata Basuki saat ditemui di Istana, Jakarta, Selasa (22/10/2019).
Kendati demikian, Basuki mengaku belum memberikan nama untuk menduduki posisi Wakil Menteri. Namun begitu, ia menginginkan posisi Wakil Menteri berasal dari kalangan professional.
"Saya kira iya (profesional). Oke saya terima kasih selama ini atas kerja sama. Saya mohon doa supaya Istikomah," ucap dia.
Basuki Hadimuljono digadang-gadang bakal melanjutkan kembali posisinya sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal tersebut terlihat ketika Basuki datang memenuhi panggilan Presiden Jokowi ke Istana Negara dengan menggunakan kemeja putih dan bawahan hitam, Selasa (22/10/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga