Suara.com - Basuki Hadimuljono menginginkan ada posisi Wakil Menteri untuk menemaninya bekerja di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Menurutnya, pada periode kedua pemerintahan Jokowi ini akan lebih banyak pembangunan infrastruktur, sehingga diperlukan pendamping dalam memantau pembangunan infrastruktur.
"Saya kira saya butuh. Karena ada ibu kota baru, macam macam. Itu enggak bisa disambi. (Tugas akan lebih banyak?) saya kira begitu. Supaya lebih tepat saja," kata Basuki saat ditemui di Istana, Jakarta, Selasa (22/10/2019).
Kendati demikian, Basuki mengaku belum memberikan nama untuk menduduki posisi Wakil Menteri. Namun begitu, ia menginginkan posisi Wakil Menteri berasal dari kalangan professional.
"Saya kira iya (profesional). Oke saya terima kasih selama ini atas kerja sama. Saya mohon doa supaya Istikomah," ucap dia.
Basuki Hadimuljono digadang-gadang bakal melanjutkan kembali posisinya sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal tersebut terlihat ketika Basuki datang memenuhi panggilan Presiden Jokowi ke Istana Negara dengan menggunakan kemeja putih dan bawahan hitam, Selasa (22/10/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional