Suara.com - Rini Soemarno mewariskan perkerjaan rumah untuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Terutama soal, penggabungan beberapa BUMN jadi satu atau Holding BUMN.
Menurut Rini masih banyak BUMN-BUMN yang perlu digabungkan. Dengan penggabungan itu, lanjut dia, pekerjaan BUMN makin efisien.
"Karena sektor di kementerian BUMN ini cukup besar. Targetnya tiap sektor ada holdingnya. Sampe sekarang yang udah ada Perhutanan, perkebunan, holding migas, tambang di bawah Inalum, dan holding pupuk di bawah Pupuk Indonesia. Sebentar lagi bakal disetujui presiden adalah holding farmasi, PP-nya udah ditandatangani Presiden," kata Rini di Kementerian BUMN, Jakarta pada Rabu (23/10/2019).
Rini menuturkan, beberapa holding BUMN harus diselesaikan Erick saat menduduki jabatan Menteri BUMN diantaranya, Holding BUMN perumahan, Kontruksi, dan Asuransi.
Selain itu, Rini pun meminta Erick agar tetap menjaga sinergi antar BUMN. Artinya mau BUMN besar mau membantu BUMN kecil, begitu juga sebaliknya.
"Saya titip lagi berdadarkan UU BUMN asal dua itu BUMN itu bisa berfungsi perekonomian rakyat dan lemah. Maka banyak program-program BUMN bagaimana rakyar kita di daerah bisa jadi entreprenuer-entreprenuer kecil," ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN