Suara.com - Perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) kembali mendulang prestasi. Kali ini, Direktur Utama Bhinneka Life terpilih menjadi penerima penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2019 kategori Excellent Leadership for Establishing Solid Business Platform in Insurance Industry.
Apresiasi ini diberikan oleh Warta Ekonomi kepada Wiroyo Karsono, Direktur Utama Bhinneka Life ditengah acara penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2019.
“Puji syukur saya panjatkan atas apresiasi yang diberikan ini. Saya menyadari bahwa keberhasilan seorang CEO tidak terlepas dari dukungan seluruh karyawan dan tenaga pemasaran Bhinneka Life yang solid untuk bekerja keras dan melangkah bersama demi kemajuan perusahaan,” ujar Wiroyo dalam keterangannya, Selasa (17/12/2019).
Indonesia Most Admired CEO 2019 merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi sebagai wujud apresiasi terhadap CEO perusahaan yang mampu menunjukan kualitas dan citra sebagai CEO terbaik serta memiliki komitmen, bekerja keras dan piawai dalam menerapkan kebijakan serta bersinergi dengan baik di internal maupun eksternal perusahaan.
Wiroyo menambahkan, tentu tidak mudah untuk mendapat apresiasi ini karena ada kriteria yang menjadi penilaian dewan juri dimana seorang pemimpin dituntut untuk memiliki jiwa leadership, visi dan strategi yang jelas, sekaligus memiliki integritas dalam membawa tim dan perusahaan yang dipimpinnya terbang lebih tinggi.
“Nilai-nilai integritas sangat penting diterapkan dalam sebuah organisasi atau perusahaan, agar seluruh individu yang terlibat didalamnya dapat saling percaya sehingga visi dan misi perusahaan dapat lebih cepat tercapai,” kata Wiroyo.
Penentuan pemenang Indonesia Most Admired CEO dinilai oleh tim riset Warta Ekonomi dengan menggunakan metode riset kuantitatif melalui penyebaran kuesioner online terhadap 15.000 responden diberbagai kota dalam kurun waktu akhir Oktober sampai November 2019.
Disamping itu, para pemimpin terpilih pun telah teruji memiliki reputasi, visi dan inovasi serta berhasil membawa perusahaan yang dipimpinnya untuk tumbuh dan berkembang.
Seperti diketahui, dalam usia nya yang baru menginjak 3 tahun Bhinneka Life telah mencatat kinerja terbaik perusahaan. Pada kuartal ketiga tahun 2019, total asset Bhinneka Life bertumbuh hingga 18% jika dibandingkan dengan periode yang sama ditahun sebelumnya.
Baca Juga: Mundur sebagai CEO Bukalapak, Kemana Achmad Zaky Berlabuh?
Kinerja terbaik perusahaan pun telah mendapat banyak apresiasi dari berbagai lembaga independen lainnya. Salah satunya ditahun ini Bhinneka Life dinobatkan sebagai TOP Life Insurance 2019 Kategori Asset Rp 1-3 triliun.
“Penghargaan ini tentunya semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan kinerja Bhinneka Life yang lebih baik di masa mendatang. Sehingga komitmen Bhinneka Life untuk senantiasa hadir ditengah masyarakat guna memberikan solusi perencanaan pengelolaan keuangan yang tepat bagi keluarga Indonesia dapat terus terwujud,” tutup Wiroyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun