Suara.com - Pemerintah tengah berupaya untuk menghidupkan kembali perusahaan petrokimia Tuban Petrochemical. Selama ini, perusahaan petrokimia tersebut sudah berhenti beroperasi menyusul rentetan masalah utang yang membebani perusahaan.
Seperti diketahui, PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI) merupakan anak usaha dari Tuban Petrochemical. TPPI sendiri yang memiliki piutang yang cukup besar kepada PT Pertamina (Persero) sehingga akhirnya diakuisisi oleh Pertamina dengan kepemilikan saham mayoritas 80 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan pengambilalihan kilang PT Tuban Petrochemical Industries (TPI) kepada PT Pertamina pada hari Senin (23/12/2019).
"Terkait dengan impor petrokimia yang Presiden concern dari impor kimia kita, bahan baku juga besar, salah satunya hari ini sudah diselesaikan konfirmasi saham Pertamina di TPPI, karena aset nya di sana di mana penguasaan sudah mencapai 80 persen dengan dikuasainya itu maka kontrol terhadap perusahaan sudah bisa dikendalikan dan diharapkan bisa segera berproduksi dan produksinya paraselin melalui impor dari bahan kimia," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantornya, Jakarta, Jumat (21/12/2019).
Sebelumnya, Corporate Secretary Pertamina Tajudin Noor mengatakan Pertamina baru memiliki sekitar 48 persen saham di TPPI.
Pertamina berharap dengan memiliki saham mayoritas, pihaknya bisa mengendalikan perusahaan itu sehingga bisa memaksimalkan produksi petrokimia. Tujuan BUMN migas itu memperbesar porsi saham ialah guna menekan impor petrokimia yang saat ini terbilang masih cukup banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun
-
Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja