Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat pada H-2 Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 sebanyak 51 ribu kendaraan telah keluar dari Jakarta dan melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama arah Trans Jawa.
Corporate Communication & Community Development Group Head, Dwimawan Heru mengatakan, jumlah ini meningkat 109 persen dibandingkan lalu lintas harian normal sebanyak 24 ribu kendaraan, bahkan melebihi prediksi sebanyak 38 ribu kendaraan.
"Namun angka ini masih lebih rendah dibandingkan dengan puncak arus mudik Natal 2019 yang telah terjadi pada hari Sabtu lalu, 21 Desember 2019," kata Heru dalam keterangannya, Selasa (24/2/2019)
Selain itu Jasa Marga juga mencatat lalu lintas tertinggi yang melintasi GT Cikampek Utama kemarin terjadi pada pagi hari, 08.30-09.29 WIB yang mencapai 2.589 kendaraan.
Dalam periode mudik Natal 2019 selama empat hari kemarin (20 - 23 Desember 2019), jumlah kendaraan yang telah melintasi GT Cikampek Utama adalah sebesar 92 persen dari total volume lalu lintas yang diprediksi.
Sesuai prediksi, masih terdapat sebesar 8 persen atau sebanyak 19 ribu kendaraan yang akan melintasi GT Cikampek Utama hingga 24 Desember 2019.
"Jumlah ini akan terus diantisipasi dengan melakukan rekayasa lalu lintas bersama dengan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan Darat demi kenyamanan perjalanan pengguna jalan selama melintasi jalan tol Trans Jawa," imbuh dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
-
Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Epstein Minta Bantuan Israel untuk Caplok Aset dan Tambang Libya
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Pertemuan Singkat dengan Kakak Putih Biru, Awal Perubahan Besar Ibu Murni
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi