Suara.com - Bencana banjir yang melanda kawasan Jabodetabek di awal tahun 2020 ini berdampak pada terendamnya sejumlah pemukiman warga. Bahkan ada rumah warga yang terendam hingga 4 meter yaitu di Kelurahan Pangadegan.
Melihat situasi ini, PT Asuransi Jasindo (Persero) turut memberikan bantuan untuk korban banjir, khususnya di Kelurahan Pangadegan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Bantuan dikirim langsung ke posko yang telah dibentuk bersama BUMN lainnya yaitu PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Tak berhenti di situ, Asuransi Jasindo juga membangun posko pelaporan klaim asuransi khususnya kendaraan bermotor di Graha MR- 21 Menteng.
"Saat ini kita sudah memberikan bantuan di Kelurahan Pangadegan, Kecamatan Pancoran. Tadi sudah dikirim ke posko Bantuan Korban Banjir Wilayah Jakart Selatan di Kantor Adhi Karya. Kami juga membuka posko untuk pelaporan klaim asuransi," kata Didit Mehta Direktur Keuangan & Investasi ditulis Senin (6/1/2020).
Tahap awal bantuan ini, Asuransi Jasindo telah mengirim beberapa makanan dan minuman serta kebutuhan warga lainnya ke Kecamatan Pancoran. Di antaranya, air mineral gelas, susu UHT, snack, selimut, tisue, pampers, pembalut, obat-obatan, kantong sampah, peralatan mandi, kaos dan lain sebagainya.
Sedangkan bantuan yang sudah dikirim ke posko Adhi Karya yaitu air mineral, susu, roti tawar, seral, snack, selimut, obat-obatan, alat alat kebersihan dan lain sebagainya.
"Lokasi ini merupakan lokasi yang berdekatan dengan lingkungan perusahaan dan terdampak
cukup besar akibat musibah banjir," tambahnya.
Perusahaan akan terus memonitor dalam pemberian bantuan sambil melihat kebutuhan masyarakat yang terdampak musibah. Selain itu, perusahaan juga akan membantu karyawan internal yang terdampak banjir.
"Kita juga akan bantu karyawan internal juga yang terdampak musibah banjir, sampai hari ini terdata lebih dari 30 karyawan tedampak musibah banjir," tutur Didit.
Baca Juga: Duh! Posisi Parkir Mobil Pick Up Ini Jadi Sorotan Warganet
Lurah Pangadegan, Azahari mengatakan telah menerima bantuan dari beberapa pihak termasuk BUMN. Kondisi banjir di daerahnya juga sudah mulai surut, meski masih ada beberapa titik genangan.
"Dari kemarin banjir 4 meter saat ini ini sudah surut 1 sampai 1,75 meter dan tinggal satu titik genangan di RT 5,6 dan 7 di RW 01. Upaya yang kami lakukan karena kondisi geografis kondisi cekungan, kita memiliki rumah pompa menyedot genangan tersebut dibuang ke kali Ciliwung, itu untuk di tengah cekungan," katanya.
Azahari merasa lega dan mengucapkan terima kasih karena banyak perusahaan BUMN, swasta, PMI, yayasan sosial dan pihak lainnya mengirim bantuan ke daerahnya. Termasuk yang sudah dikirimkan Asuransi Jasindo sudah diterima dan siap disalurkan ke masyarakat.
"Semua sudah memberikan bantuan mendirikan posko di Kelurahan Pangadegan pusat bantuan pengungsi dari Pemerintah, swasta, BUMN, PMI, yayasan sosial. Alhamdulillah cukup banyak memberikan bantuan," katanya.
Dia berharap, pemerintah, perusahaan BUMN dan pihak lainnya bisa memberikan bantuan pasca banjir. Banyak masyarakat membutuhkan alat alat untuk membersihkan sisa banjir.
"Untuk penanganan pasca banjir, kami akan melakukan bersih bersih dalam satu hari dua hari ke depan dan membutuhkan berbagai alat kebersihan seperti ember, sapu lidi, cairan pembersih untuk melakukan bersih bersih, dan Alhamdulillah saat ini sudah banyak bantuan yang kami peroleh dan mencukupi." ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur