Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengajak semua lembaga bantuan hukum (LBH) untuk segera mengajukan gugatan class action atau gugatan perwakilan kelompok terkait banjir di Jakarta.
Menurut Hotman, warga yang menjadi korban banjir di Jakarta dapat mengajukan gugatan class action. Kasus ini seperti yang dilakukan oleh masyarakat di negara barat.
Hal itu disampaikan Hotman dalam video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya @hotmanparisofficial, pada Sabtu (4/1/2020).
"Halo Hotman baru landing dari Bali. Kepada seluruh LBH, lembaga bantuan hukum di Indonesia, kalau benar anda LBH cepat ajukan gugatan class action. Kejadian banjir di Jakarta itu sudah mirip dengan gugatan class action yang diajukan oleh masyarakat-masyarakat di negara barat," kata Hotman dalam video tersebut.
Ia menambahkan, "Halo LBH-LBH, jangan ngaku dirimu selalu LBH, ayo segera bikin class action. Gugat ganti rugi atas seluruh kerugian masyarakat Jakarta."
Hotman berpendapat bahwa kejadian banjir di Jakarta telah memenuhi aspek untuk mengajukan gugatan class action kepada pemerintah.
"Saya melihat telah memenuhi syarat semuanya untuk gugat class action. Okey. Halo LBH, jangan dipakai LBH hanya untuk loncatan karir karena anda belum dapat pekerjaan, salam Hotman Paris," tutup Hotman.
Video yang diunggah Hotman ini telah ditayangkan lebih dari 83 ribu kali hingga Minggu (5/1/2020) siang. Terdapat 460 komentar di sana.
Untuk diketahui, Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta 2020, akan mengakomodir gugutan class action bagi warga Jakarta. Hal ini dikonfirmasi oleh Diarson Lubis, salah satu dari tiga anggota tim tersebut.
Baca Juga: Bersihkan Sisa Banjir Jakarta, Warga dan Mahasiswa Kompak Gotong Royong
Diarson menjelaskan gugatan perdata tuntutan ganti rugi dengan mekanisme class action ini merupakan salah satu langkah hukum yang dapat ditempuh oleh para korban banjir Jakarta. Ia berharap bisa memberikan efek jera bagi pemangku kebijakan agar tidak lalai.
Adapun cara mendaftarkan diri sebagai penggugat cukup menyertakan identitas KTP DKI Jakarta, menyertakan jumlah perkiraan kerugian materil beserta bukti foto atas kerugian tersebut.
"Email ke banjirdki2020@gmail.com. Korban banjir tidak dipungut biaya apapun," kata Diarson saat dikonfirmasi Suara.com, Minggu (5/1/2019).
Tag
Berita Terkait
-
Bersihkan Sisa Banjir Jakarta, Warga dan Mahasiswa Kompak Gotong Royong
-
Warga Lagi Kerja Bakti, Anies Sempat Ngevlog
-
Anak Korban Banjir Jakarta Boleh Tak Pakai Seragam saat Sekolah
-
Korban Banjir Kampung Pulo Protes: Bantuan Mie Mulu, Sesekali Mentahnya Kek
-
Anies Baswedan Digugat Karena Dinilai Lalai Tanggulangi Banjir Jakarta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Pelantikan Februari, Satu Nama Kuat Calon Wamenkeu Sudah 'Sowan' ke Purbaya
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
KPK Periksa Seorang Pegawai BUMN dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan