Suara.com - Harga minyak dunia mengalami penurunan pada Selasa (7/1/2020), setelah sempat melambung dua sesi beruntun sebelumnya.
Seperti dilansir Reuters Rabu (8/1/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2020 turun 55 sen, atau sekitar 0,9 persen, menjadi 62,72 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari 2020 merosot 63 sen, atau sekitar 0,9 persen, menjadi 68,28 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Harga minyak dunia sempat melambung setelah terbunuhnya komandan pasukan Quds Qassem Soleimani oleh serangan udara Amerika Serikat atas perintah Presiden AS Donald Trump.
Para trader khawatir meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akan mengganggu pasokan minyak mentah global.
Kekhawatiran terganggunya pasokan kemudian mereda setelah Consultancy Eurasia Group dalam laporannya menyebutkan Iran kemungkinan akan lebih berfokus terhadap target militer AS daripada melakukan blokade Selat Hormuz sebagai bentuk tindakan balasan atas pembunuhan Soleimani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto