Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyambangi Kantor Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Jalan Pattimura, Jakarta Selatan.
Maksud kedatangan Firli, untuk mengetahui strategi yang dijalankan Menteri Basuki dalam pencegahan korupsi.
Menurutnya, selain Kementerian BUMN, Kementerian PUPR merupakan salah satu lembaga yang harus terus dipantau. Karena menyangkut pembangunan nasional yang membutuhkan dana yang cukup besar.
"Dua kementerian ini adalah leading sektor untuk pembangunan Nasional sehingga kita yakin dan kita harus kawal," ujar Firli selepas pertemuan di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (31/1/2020).
Firli pun menekankan kepada Menteri Basuki untuk tidak ada korupsi dalam pengerjaan pembangunan. Selain itu, diharapkan pembangunan itu berjalan dengan transparan.
"KPK berkepentingan memastikan bahwa setiap program nasional, setiap rencana kegiatan k/l berjalan transparan, akuntabel, akhirnya berandil untuk terwujudnya tujuan nasional yaitu Indonesia yang cerdas maju dan sejahtera," ucap dia.
Sementara itu, Menteri Basuki menambahkan, memang harus ada pengawasan dari lembaga lain seperti KPK dalam memanfaatkan anggaran Kementerian yang sebesar Rp 120 triliun.
Ia pun meminta KPK agar tak segan-segan menindak jika ada penyelewengan dana anggaran.
"Jadi jelas ini dalam rangka menegaskan kembali pencegahan korupsi, walaupun penindakan tetap dilakukan kalau itu terjadi penyimpangan-penyimpangan pelanggaran hukum, tapi diutamakan pencegahan," pungkas dia.
Baca Juga: Diperiksa KPK Kasus Suap di PUPR, Cak Imin Bantah Kader PKB Terima Uang
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini