Suara.com - Pihak PT Food Station Tjipinang Jaya menyebut stok bawang putih makin menipis. Saat ini stok yang tersedia sebesar 1.000 ton atau sebanyak 38 kontainer.
Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi, mengatakan kebutuhan sehari untuk pasar-pasar di Jakarta sekitar 20 ton per hari.
"Ini (Stok) kami sampai di akhir Februari ini," ujar Arief saat ditemui di Toko Tani Indonesia Center, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020).
Maka dari itu, Arief merekomendasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mengeluarkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH). Hal ini, agar stok bawang putih bisa tersedia untuk bulan-bulan setelahnya.
"Awal maret ya memang harus segera diputuskan untuk dikeluarkan RIPH dan SPI dari Kemendag," ucap dia.
Sementara, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi, menambahkan, hari ini Kementan bersama Food Station Tjipinan Jaya menggelat operasi pasar bawang putih dan cabai.
Ini dilakukan untuk meredam kelangkaan dan kenaikan harga bawang putih.
"Operasi pasar cabai dan bawang putih di 22 pasar DKI Jakarta. Bawang putih kita lepas 20 ton per hari dengan harga Rp 30 ribu per kilogram jauh di bawah harga yang sekarang," pungkas Agung.
Baca Juga: Cegah Corona Masuk ke Indonesia, Impor Hewan Hidup dari China Bakal Disetop
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra
-
5 Fakta Pertemuan MSCI dan OJK Hari Ini, Ada Sinyal Positif untuk IHSG