Suara.com - Di sudut Denpasar, Bali, kisah Ibu Wulan menjadi potret tentang bagaimana keteguhan bisa tumbuh dari situasi yang paling sulit. Pernah berada pada masa ketika ia tidak memiliki pekerjaan, kesulitan untuk membayar biaya sekolah anak, bahkan belum memiliki rumah, Ibu Wulan memilih untuk tidak menyerah pada keadaan.
Dari usaha sederhana berjualan daun jeruk untuk bahan masak, ia memulai langkah kecilnya untuk bertahan. Dalam perjalanan itu, ia tidak berjalan sendiri. Pendampingan dari petugas PNM Mekaar yang akrab sebagai “kakak-kakak putih biru” menjadi bagian penting yang menguatkannya, sekaligus memperkenalkan dirinya dengan sesama ibu-ibu yang saling memberi semangat untuk terus berjuang.
Bagi Ibu Wulan, perjuangan itu tidak pernah hanya tentang dirinya sendiri. Di balik setiap ikhtiar yang dijalani, ada harapan agar anak-anaknya bisa memiliki masa depan yang lebih baik dan keluarganya dapat hidup lebih layak.
“Saya memilih tidak menyerah, dan terus berusaha karena saya dan para ibu kami bekerja bukan hanya untuk diri saya, tapi untuk anak dan keluarga kita. Terima kasih PNM sudah mendampingi saya melewati masa sulit,” ujar Ibu Wulan.
Kalimat sederhana itu menggambarkan bagaimana daya juang seorang ibu kerap lahir dari cinta yang besar kepada keluarga, sekaligus menjadi cermin semangat banyak perempuan prasejahtera yang terus bertahan dan bertumbuh.
Perlahan, usaha yang dirintis Ibu Wulan mulai menghadirkan perubahan nyata. Dari hasil berjualan daun jeruk, ia kini mampu menyekolahkan kedua anaknya, membangun rumah, serta mengembangkan usaha sampingan berupa jasa setrika baju dan katering panggilan.
Apa yang dicapai Ibu Wulan menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak berhenti pada akses permodalan, tetapi juga tumbuh melalui pendampingan, kedekatan, dan ruang bagi para ibu untuk saling belajar. Dari lapangan, kisah seperti ini memperlihatkan bahwa kehadiran PNM bukan sekadar mendukung usaha ultra mikro, tetapi juga membantu menumbuhkan harapan di tengah kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, mengatakan bahwa kisah Ibu Wulan menjadi bukti bahwa ketangguhan perempuan Indonesia memiliki daya yang luar biasa ketika didampingi secara berkelanjutan.
Menurutnya, PNM percaya setiap ibu memiliki potensi untuk bangkit, berkembang, dan menjadi penguat utama bagi keluarganya. Karena itu, PNM terus berkomitmen menghadirkan pemberdayaan agar para nasabah tidak hanya mampu menjalankan usaha, tetapi juga membangun masa depan yang lebih baik. Bagi PNM, setiap langkah kecil yang dijalani para ibu di lapangan adalah bagian dari perjalanan besar menuju keluarga yang lebih berdaya dan kehidupan yang lebih sejahtera.***
Baca Juga: Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos
Berita Terkait
-
Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos
-
Lentera Perempuan Berdaya, Ketika Usaha Mikro Menyalakan Harapan: Dari Iftar Bersama PNM
-
Ramadan Madani, Maknai Harmoni: Dari Sabang ke Merauke, PNM Tebar Kebaikan Bagi Anak Yatim - Dhuafa
-
PNM Hadirkan Cici Rosa, Bazar Ramadan Buka Akses Pasar Bagi Ribuan Nasabah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!
-
Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029
-
Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL
-
Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026
-
Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik
-
Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak
-
Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya
-
Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad
-
Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini
-
Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026