Suara.com - Skema pengembalian uang nasabah PT Asuransi Jiwasraya entah kapan bisa direalisasikan. Padahal pemerintah telah berjanji menyusun langkah-langkah aktif untuk meredakan kisruh yang terjadi.
Para nasabah pun geram dengan situasi ketidakpastian ini, salah seorang nasabah yang tergabung dengan Forum Korban Gagal Bayar Asuransi Jiwasraya Ida Tumota pun mengakui diminta untuk bersabar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kapan uang investasi mereka di Jiwasraya akan kembali.
"Hasil pertemuan tadi (dengan OJK) sempat melunakkan hati kami dan mereka (OJK) meminta kepada kami untuk menunggu sampai bulan Maret," kata Ida usai melakukan pertemuan dengan OJK di Kantor Pusat OJK, Jakarta, Rabu (12/2/2020).
Adapun kata Ida tuntutan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah meminta kepada OJK untuk mengambil sikap yang tepat dalam menyelesaikan kasus tersebut.
"Kami mendesak dan menuntut OJK untuk mengambil sikap dan kebijakan agar mekanisme dan cara apapun tunggakan klaim kami segera di bayar sekaligus tuntas dan lunas," kata Ida.
Ida mengaku tuntutan akan disampaikan oleh OJK kepada pihak terkait seperti Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN.
"Tuntutan kami yang akan dia sampaikan kepada ketika mereka bertemu dengan Kementerian Keuangan, BUMN, pemerintah, dan OJK," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN