Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Selasa (3/3/2020) dibuka menguat cukup tinggi ditengah-tengah penyebaran virus corona yang mulai masuk ke Indonesia.
Mengutip data perdagangan RTI, IHSG berhasil menguat 70 poin atau naik 1,31 persen ke level 5.431,29, kenaikan ini terbilang cukup tinggi ditengah-tengah pelemahan yang menimpa IHSG dalam beberapa waktu terakhir karena sentimen virus corona.
Menguatnya IHSG pada perdagangan kali ini juga diikuti menghijaunya indeks LQ45 yang terbang tinggi 21 poin atau 2,4 persen ke level 880,463.
Mengawali pembukaan perdagangan terdapat 74 saham menguat, 110 saham melemah, dan 99 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga dibuka menguat 37 poin atau 0,26 persen ke level Rp 14.288 per dolar AS.
Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, menguatnya laju indeks pada perdagangan pagi ini disebabkan oleh reboundnya DJIA sebesar +5.09 persen, ditengah terus bertambahnya jumlah korban akibat Virus Corona hingga 1 Maret telah mencapai sekitar 3,043 orang tewas dan 90.000 pasien terjangkit virus Corona secara global, dimana penguatan DJIA tersebut berpotensi mendorong naik IHSG Selasa ini yang telah turun tajam selama 7 hari sebesar -582.23 poin (-10.2 persen).
Penguatan harga komoditas semalam seperti harga Crude Oil +4.74 persen, Nikel +3.74 persen, Timah +2.46 persen, Timah +2.46 persen, CPO +0.86 persen dan Gold +0.52 persen berpotensi juga mendorong naik IHSG Selasa ini.
"Naiknya Bursa Asia Selasa pagi ini semakin memperbesar potensi IHSG untuk menguat hari ini," kata Edwin dalam analisisnya.
"IHSG kami perkirakan bergerak pada 5,326-5,430 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah ASII, UNVR, INDF, JPFA dan HOKI," katanya.
Baca Juga: Virus Corona Buat IHSG Terpuruk, IPO dan Penerbitan Obligasi Bakal Sepi?
Pada perdagangan 2 Maret kemarin IHSG ditutup melemah sebesar -1.68 persen kelevel 5,361 Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya sentimen positif penguatan pasar global, mulai dari bursa Wall Street hingga bursa Asia mengalami penguatan, hal ini tentu akan menjadi katalis positif untuk IHSG pada hari ini.
Selanjutnya kemungkinan dari pemangkasan suku bunga acuan oleh bank sentral AS dan Jepang, selanjutnya dari dalam negeri yakni data inflasi Februari 2020 menjadi 2.98 persen terakhir dari positifnya virus Corona yang sudah masuk ke dalam Indonesia setelah diumumkan dua orang terjangkit virus Corona di depok.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi meminta para investor tak panik dengan perkembangan kasus masuknya virus corona ke tanah air.
Respon Inarno ini perihal dengan keterangan resmi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengatakan ada dua orang Indonesia yang dinyatakan positif virus corona atau Covid-19, kedua orang tersebut merupakan ibu dan anak yang tinggal di Kota Depok, Jawa Barat.
"Kita tetap optimis kita bisa lalui hal ini, kita juga meminta para investor tidak panik," kata Inarno dalam konfrensi pers di Kantornya, Jakarta, Senin (2/3/2020).
Inarno menuturkan, instruksi untuk tidak panik juga dipesankan oleh Presiden Joko Widodo, setelah dirinya bersama dengan regulator melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi tadi pagi.
"Jadi lebih ini karena kekhawatiran akan adanya virus corona, jadi kita semua harapkan agar tidak panik dan selalu optimis menghadapi hal tersebut dan juga tidak reaktif terhadap kejadian ini," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya
-
Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026
-
BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti
-
22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah
-
Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi