Suara.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda dunia membuat seluruh negara di dunia berbondong-bondong untuk mendapatkan bahan baku Alat Pelindung Diri atau APD buat para tim medis yang merawat pasien positif corona.
Bahan baku yang kurang saat ini membuat APD sangat langka.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkkan, bahwa saat ini, berbagai negara di dunia tengah mengalami kelangkaan bahan baku APD.
Sebab itu, pemerintah tak akan segan-segan menindak pihak-pihak yang mempersulit industri.
"Seluruh dunia saat ini berebutan bahan baku APD. Baik negara maju juga mengalami kelangkaan," ujar Bahlil dalam keterangan persnya, Senin (6/4/2020).
Menurut Bahlil, berbagai negara saat ini berebut bahan baku, utamanya dari Korea Selatan dan China. Karena itu, persaingan pengusaha dalam memperoleh bahan baku sangat tinggi.
Berangkat dari persoalan ini, pemerintah tak ingin produsen dipersulit oleh siapa pun.
"Yang sengaja mempersusah produsen APD akan kita sikat. Mereka produksi saja sudah syukur, sebab bahan baku yang berkualitas sangat langka," ucap Bahlil.
Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, untuk distribusi APD, pemerintah akan memprioritaskan untuk kebutuhan domestik dan akan disalurkan melalui rumah sakit-rumah sakit di seluruh tanah air.
Baca Juga: Banyak Orang Mendadak Pingsan di Tengah Corona, Polisi Jabar Dilengkapi APD
"Prioritas kita di dalam negeri," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
-
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham
-
Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran
-
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini
-
Motor Listrik MBG Pesanan BGN Rp56 Juta, di Marketplace Cuma Rp10 Juta?
-
Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel
-
IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini
-
Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi