Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendapatkan masukan mengenai penghentian proyek infrastruktur selama pandemi virus corona atau Covid-19.
Hasilnya Kementerian PUPR harus menghentikan seluruh proyek pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang digarap.
"Dampaknya di PUPR, kami sudah bicara dengan asosiasi pelaksana pekerjaan ada yang diminta untuk dihentikan sementara, sehingga kita menerima apa yang mereka usulkan dengan catatan," kata Basuki dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Selasa (7/4/2020).
Meski pekerjaan proyek ini dihentikan sementara, Basuki tetap menjamin bahwa seluruh pekerja yang terlibat harus tetap mendapatkan hak mereka berupa gaji setiap bulannya.
"Yang harus dijamin para pekerjanya dirumahkan sementara itu tetap menerima gaji, kalau tidak mampu kami akan menjamin penghasilannya sesuai kontrak PUPR," katanya.
Meski begitu kata Basuki, ada saja pihak kontraktor yang masih ingin melanjutkan proyek pembangunan infrastruktur, dirinya pun memperbolehkan tetapi dengan syarat sesuai dengan protokol kesehatan.
"Kalau yang mau melakukan itu tetap diperbolehkan, dengan tetap memperhatikan keselamatan, misalnya jalan tol di sulunggawu (cek), kami membolehkan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?