Suara.com - Politisi Gerindra, Ahmad Riza Patria tampaknya masih harus menunggu untuk bisa bekerja sebagai Wakil Gubernur setelah dipilih oleh DPRD. Pasalnya, pelantikannya sebagai pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih terkendala karena wabah virus Corona atau Covid-19.
Sebelum resmi menjabat, berkas hasil pemilihan Riza harus dikirim terlebih dahulu ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Setelahnya Kemendagri akan meneruskannya ke Presiden Jokowi untuk bisa dilantik.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar mengatakan pihaknya memang tengah memprosesnya. Berkas pemilihan Riza saat ini masih diverifikasi.
"Kami hanya melanjutkan, memeriksa berkasnya segala macam. Setelah itu langsung dilanjutkan, ada ke Presiden," ujar Bahtiar saat dihubungi, Selasa (7/4/2020).
Namun dalam proses pengerjaan berkas untuk sampai ke Istana, Bahtiar mengakui pihaknya masih terkendala masalah corona. Ada protokol khusus yang harus dipertimbangkan untuk menggelar pelantikan Riza nantinya.
"Itu protokol istana yang pasti sudah dipertimbangkan hal-hal. Teknis pelantikan masih dipertimbangkan karena Covid-19," kata dia.
Bahtiar sendiri mengatakan untuk prosedur pemilihan sudah dikerjakan oleh DPRD dengan baik. Namun, pihaknya memang masih belum mengeluarkan surat pelantikan karena terkendala corona.
"Belum (ada surat pelantikan). Kalau ada suratnya pasti sudah langsung diproses ke istana," pungkasnya.
Baca Juga: Duda Pembunuh Janda Tulis Surat usai Tidur dengan Mayat Korban, Ini Isinya
Berita Terkait
-
Anak Buah Prabowo: Riza Patria Bantu Anies Selamatkan Jakarta dari Corona
-
Belum Dilantik Jadi Wagub, Riza Ingin Segera Temui Anies Bicarakan Corona
-
Riza Patria Jadi Wagub, Sandiaga Harap Ada Terobosan Tangani Wabah Corona
-
Sah Jadi Wagub DKI, DPP Gerindra Minta Riza Langsung Kerja Tangani Covid-19
-
Pesan Sandiaga ke Riza Patria di DKI: Bantu Kerja Pak Anies Hadapi Corona
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila
-
TAUD Minta Hakim Praperadilan Nyatakan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke POM TNI Tak Sah!
-
Prabowo Persilakan DPR hingga Kepala Daerah Cek Dapur MBG: Temuan Penyimpangan Langsung Ditindak
-
Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat
-
Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan
-
Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru
-
Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara
-
Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM
-
Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan
-
Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'