Suara.com - Harga minyak dunia berakhir mixed setelah OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dan negara-negara produsen minyak mentah yang tergabung dalam OPEC sepakat untuk memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari pada Mei dan Juni.
Mengutip Reuters, Selasa (14/4/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2020 turun 35 sen pada menjadi 22,41 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni 2020 naik 26 sen menjadi 31,74 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Dari Juli sampai akhir 2020, OPEC+ akan memangkas produksi sebesar 7,7 juta barel per hari. Setelah itu, OPEC+ akan memangkas produksi sebesar 5,8 juta barel per hari sampai akhir April 2020.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam akun Twitter-nya menyatakan kesepakatan OPEC+ merupakan kesepakatan yang menguntungkan bagi semua pihak dan akan menyelamatkan ratusan ribu karyawan industri energi Amerika Serikat dari pemecatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor