Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan tak ada penutupan jalan tol saat pelarangan mudik diterapkan pada Jumat besok. Tapi, nantinya ada pembatasan yang memasuki jalan tol.
Kepala Divisi Regional Jabodetabek-Jabar Jasa Marga Reza Febriano mengatakan, perseroan akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Kepolisian RI dalam pembatasan kendaraan yang masuk ke Jalan Tol.
"Pagi ini sedang dilakukan kegiatan survei, yang dilakukan oleh Dirlantas pada titik titik cek poin. Namun kami masih menunggu laporan teman di lapangan. Di arah barat di ruas Tangerang, selatan di ruas Jagorawi. Ini belum dapat secara persis (poin-poinnya)," ujar Reza kepada wartawan lewat Video Conference, di Jakarta, Rabu (22/4/2020).
Reza menyebut, Jasa Marga juga tengah menyiapkan petugas untuk memantau kendaraan yang masuk jalan tol saat penerapan larangan mudik.
Dalam hal ini, ia menambahkan, sebelum adanya pelarangan mudik pun pengguna jalan tol terus menurun.
"Perlu kami sampaikan bahwa sejak diumumkannnya ada Covid pada awal Maret, kemudian pada 16 maret ada juga penetapan terkait status darurat Covid, lalu lintas di Jasa Marga sudah mengalami penurunan," ucap Reza.
Sebelumnya, Jasa Marga mencatat tren penurunan lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Utama yang berbatasan dengan wilayah Jabotabek.
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru memaparkan, 7 hari sejak imbauan kerja di rumah (16-22 Maret 2020), terdapat penurunan di GT Cikampek Utama 2 sebesar 12 perseb, GT Cikupa Exit sebesar 14 persen dan GT Ciawi 2 sebesar 19 persen.
Sementara, pada 14 hari sejak imbauan kerja di rumah (16-29 Maret 2020), terdapat penurunan di GT Cikampek Utama 2 sebesar 15 persen GT Cikupa Exit sebesar 19 persen dan GT Ciawi 2 sebesar 26 persen.
Baca Juga: Dilarang Mudik, Ramai Warga Batalkan Tiket Kereta di Stasiun Pasar Senen
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026
-
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat
-
Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram