Suara.com - Sejumlah warga yang merantau ke DKI Jakarta memilih pulang kampung atau mudik lebih dulu sebelum mendekati hari raya Idul Fitri tahun ini. Adanya virus Corona memaksa mereka memilih curi start untuk pulang ke kampung halaman.
Seperti apa yang dilakukan Nurudin (34), ia terpaksa melakukan perjalanan mudik lebih awal karena ia diberhentikan dari tempat kerjanya akibat pandemi virus Corona.
"Ini saya sudah 2 minggu diberhentikan kerja. Bingung mau kerja apa, duit juga sudah habis. Akhirnya mudik," kata Nurudin kepada Suara.com ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2020).
Nurudin mengatakan, sebelum adanya pandemi Corona ia bekerja sebagai juru rakit bingkai di salah satu pertokoan di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Namun toko di tempat ia kerja sepi dan akhirnya ia diberhentikan.
Ia menambahkan, sebenarnya Nurudin ingin tetap bertahan di Jakarta dan menuruti imbauan pemerintah agar tak mudik. Namun keadaan tanpa penghasilan memaksanya memilih pulang kampung.
"Saya kalau masih ada kerjaan di sini (Jakarta) tidak akan pulang. Kebetulan istri juga mau melahirkan di sini enggak ada penghasilan ya lebih baik pulang," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi melarang mudik saat libur lebaran. Pelarangan mudik itu diterapkan Jokowi karena wabah virus corona.
Jokowi menyebut sebelumnya pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik bagi ASN ,TNI, Polri dan pegawai BUMN.
"Pada rapat hari ini saya ingin menyampaikan bahwa mudik semuanya akan kita larang," ujar Jokowi dalam rapat terbatas melalui video conference, Selasa.
Baca Juga: Keluyuran saat Corona, Bule Kere Digerebek Asyik Indehoi di Rumah Janda
"Dari sini lah saya ingin mengambil keputusan setelah larangan mudik Pegawai BUMN, ASN , TNI Polri sudah kita lakukan," sambungnya.
Berita Terkait
-
Ini Isi Kepgub Anies Soal Bansos PSBB, TNI dan PNS Masuk Daftar Penerima
-
Anies Isolasi Pasien Corona di Gedung Sekolah, Begini Respons Komnas Anak
-
Besok, Britania Raya Siap Uji Coba Vaksin Corona ke Manusia
-
Mitigasi Dampak Corona di Sektor Riil, Jokowi: Perlu Stimulus Ekonomi
-
Warga AS Kelaparan, Ratusan Mobil Mengular Serbu Bank Makanan
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Hadirkan Mahfud MD hingga Refly Harun ke Senayan
-
Rudal 'Kiamat' Iran Gempur Israel, Berat Hulu Ledak 1 Ton
-
The Economist Kritik Habis Trump: Perang Anda Melawan Iran Tak Akan Berhasil
-
Media Iran: Kemungkinan Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia
-
Analis: Perang Iran Tak Kunjung Usai, Siapa yang Paling Untung?
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Lautan Manusia Saksikan Sumpah Setia Mojtaba Khamenei Pemimpin Revolusi Islam Baru di Teheran
-
Adu Domba AS-Israel? Iran Bantah Rudal Mereka Serang Turki, Erdogan Buka Suara
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Dituding Pendukung Iran, Remaja Israel Anti Perang: Kami Lebih Takut Fasis dibanding Rudal