Suara.com - Anda mungkin sudah pernah mendengar istilah workshop, baik jika Anda seorang fresh graduate atau lulusan baru, maupun karyawan yang sudah bekerja. Workshop memang dinilai memberikan beragam manfaat dalam mengembangkan karier.
Tidak hanya ilmu yang bermanfaat, tapi Anda juga berkesempatan menambah networking atau jaringan, teman, hingga skill yang belum dimiliki sebelumnya. Ingin mengenal workshop lebih dalam dan mengetahui manfaatnya dalam karier? Langsung saja, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Mengenal Apa Itu Workshop
Banyak orang yang beranggapan bahwa workshop sama dengan seminar, padahal keduanya sedikit berbeda. Perbedaannya ada pada keaktifan peserta, di mana peserta dari seminar bersifat lebih pasif dan hanya mendengarkan saja, sedangkan peserta workshop lebih aktif.
Pada umumnya, bentuk dari workshop ini ada dua macam, yaitu workshop dengan pelatihan langsung dan workshop berbentuk diskusi. Contoh dari workshop pelatihan langsung misalnya workshop make up, melukis, merangkai bunga, menulis, desain, dan lain sebagainya. Sedangkan workshop diskusi contohnya yaitu workshop ilmu marketing tentang alat pemasaran.
Selain berbeda dari keaktifan pesertanya, workshop dan seminar juga bisa dibedakan dari banyaknya peserta yang ikut, serta durasi pelatihannya. Workshop pada umumnya memiliki peserta lebih kecil agar proses pembelajaran lebih efektif. Terkadang workshop juga dilakukan dalam waktu yang lama, hingga berhari-hari dengan pembahasan dan praktik yang lebih banyak.
Keuntungan Mengikuti Workshop untuk Karier
Setelah mengetahui apa itu workshop, maka selanjutnya Anda harus mengetahui apa saja keuntungan dari mengikuti pelatihan ini, terutama bagi karier yang akan dijalani. Langsung saja, berikut ini adalah keuntungannya:
1. Menambah Skill dan Wawasan
Baca Juga: Survei Kartu Prakerja, Hanya 9,1 Persen yang Berniat Ikuti Pelatihan
Skill atau kemampuan dan juga wawasan baru merupakan dua hal yang pasti Anda dapatkan setelah mengikuti workshop. Workshop yang lebih berbentuk diskusi membuatmu bisa bertukar pikiran dengan peserta lain, sehingga menambah wawasan serta sudut pandang baru.
Sedangkan skill atau kemampuan, bisa Anda dapatkan dengan paktik secara langsung. Ilmu yang dipraktikkan secara langsung biasanya lebih mudah dikuasai dibandingkan dengan ilmu yang hanya berupa materi.
2. Bertemu dengan Ahli di Bidangnya
Pemateri atau orang yang memberikan materi dalam acara workshop tentu bukanlah orang sembarangan. Mereka biasanya adalah pakar dan profesional di bidang yang berkaitan dengan topik workshop tersebut.
Jika Anda memiliki idola di bidang tertentu, mengikuti workshop merupakan kesempatan untuk bertemu dan belajar secara langsung dengan mereka. Ahli dan profesional yang memiliki pengalaman banyak akan membantumu mendapatkan ilmu yang tidak bisa didapatkan di tempat lain.
3. Menambah Networking
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah
-
Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya
-
Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI
-
Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera
-
Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN
-
Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS
-
Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin