Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan rupiah pada Rabu (29/4/2020) ini akan menguat terhadap dolar AS.
Menurut pengamatannya, sentimen positif kelihatannya membayangi pergerakan harga aset berisiko pagi ini. Rencana pelonggaran lockdown di beberapa negara pandemi seperti di Italia, Spanyol, Perancis, NZ, Aussie, Kanada dan US, memicu sentimen positif tersebut.
Selain itu, pasar juga mengantisipasi hasil rapat The Fed yang akan dirilis jam 1 dinihari nanti.
The Fed kemungkinan masih akan mengeluarkan pernyataan yang dovish yang masih mendukung kebijakan pelonggaran moneter untuk membantu memulihkan perekonomian yang terdampak wabah.
"Rupiah mungkin bisa menguat ke kisaran Rp 15.350 dengan kisaran resisten di Rp 15.500," kata Aris dalam riset hariannya, Rabu (29/4/2020).
Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada Selasa (28/4/2020) kemarin berada di level Rp 15.445 per dolar. Level itu melemah dibanding pergerakan Senin sebelumnya di level Rp 15.385 per dolar AS.
Sementara berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Selasa kemarin berada di level Rp 15.448 per dolar AS.
Posisi itu menguat dibandingkan pada Senin sebelumnya yang di level Rp 15.591 per dolar AS.
Baca Juga: Kilang Penampungan Penuh, Harga Minyak Mentah 12 Dolar AS per Barel
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Emas Antam Ambruk, Harganya Jadi Rp 2.884.000/Gram
-
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.768
-
IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888
-
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas
-
Daftar Link Resmi Pendaftaran Antrean Pangan Bersubsidi dan Jam Operasional
-
OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar
-
OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal
-
CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen
-
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi, di Pegadaian Jadi Makin Murah!
-
Pandu Sjahrir: Saham Gorengan Bikin Investor Asing Ragu Masuk RI