“Pemilihan pangan untuk bantuan sosial perlu dibuat lebih ramah gizi. Dana Desa juga perlu dioptimalkan untuk mencegah terjadinya penurunan status gizi ibu dan anak,” paparnya.
Dari pihak pembahas, dr. Anung Sugihantono, M.Kes menjelaskan hadirnya situasi new normal pasca kondisi fasilitas kesehatan-tenaga kesehatan, energi masyarakat, hingga sumber daya kesehatan yang tersedot akibat COVID-19 ini dengan rencana tindak lanjut yang jelas.
“Soal reformulasi intervensi dengan digitalisasi sebagai platform. Kemudian transformasi pelayanan kesehatan berbasis literasi kesehatan masyarakat, basis pangan lokal lebih mengutamakan unsur protein seperti ayam telur, ikan, peran serta masyarakat lebih kepada kepedulian seperti di Jawa Tengah dengan konsep Jogo Tonggo. Terakhir rekalkulasi target, jujur dengan persoalan yang dihadapi saat ini agar tak ada yang frustasi atau saling menyalahkan”, ujarnya.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Dr. Brian Sri Prihastutit juga memastikan KSP akan terus mengawal berbagai program gizi nasional di tengah wabah virus corona.
“Indonesia merupakan salah satu negara dengan triple burden malnutrition, yaitu kurang nutrisi, kelebihan nutrisi dan defisiensi mikronutrien. Kami telah mencantumkan fokus penanggulangan stunting ke dalam RPJMN 2020-2024 dan hingga saat ini masih menjadi major project untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia dan derajat kesehatan masyarakat, bahkan di tengah pandemi,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
-
Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Tingkatkan Mobilitas dan Perkuat Perekonomian Nasional
-
IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara