Suara.com - Bank of England (BoE) telah memperingatkan pemerintah Inggris bahwa mereka tengah menuju resesi ekonomi terburuk dalam 300 tahun terakhir akibat pandemi virus Corona.
Menyadur dari ABC, ekonomi Inggris diperkirakan bakal menyusut sebanyak 14 persen pada tahun 2020, dan diharuskan membuka pintu untuk pemberian stimulus bulan depan.
Kontraksi sebanyak 14 persen di 2020 akan menjadi resesi atau kemerosotan ekonomi terburuk bagi Negeri Ratu Elizabeth sejak "Great Frost" pada 1709 silam.
Namun, BoE memprediksi bahwa ekonomi Inggris bisa kembali melonjak sekitar 15 persen pada tahun depan. Asalkan, kebijakan lockdown dilonggarkan selama beberapa bulan ke depan.
Gubernur Andrew Bailey menyebut BoE siap meningkatkan stimulus untuk membantu ekonomi pulih dari kerusakan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.
"Jelas ada komitmen dan tekad untuk mengambil tindakan jika kita perlu melakukannya," kata Mr Bailey mengutip ABC.
"Saya benar-benar akan meninggalkan pesan kuat itu bersama kalian."
Inggris merupakan salah satu negara Eropa paling terdampak pandemi Covid-19.
Jumlah kematian di negara beribukota London itu telah melampaui Italia, yakni 30.615 orang, pada Jumat (8/5/2020)
Baca Juga: Terima Tamu Wanita dan Langgar Lockdown, Penasihat Pandemi Inggris Mundur
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan