Suara.com - BRI kembali menghadirkan kemudahan bagi masyarakat yang saat ini tengah menjalani Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yakni layanan pembayaran zakat, infak dan sedekah secara online dengan menggunakan fasilitas perbankan Internet Banking BRI, BRImo dan Quick Response Code Indonesia Standart (QRIS).
Inisiatif ini dilakukan oleh BRI sebagai terobosan dalam memberikan kenyamanan bertransaksi secara daring dengan menggunakan gawai dari rumah.
Direktur Konsumer Bank BRI, Handayani menyampaikan, BRI berkomitmen untuk selalu dapat memenuhi kebutuhan transaksi nasabah dengan praktis dan aman.
“Perseroan berharap masyarakat tetap dapat menunaikan ibadah zakat walaupun terbatasi oleh aktivitas diluar rumah karena imbauan physical distancing saat ini,“ tambah Handayani.
BRI menggandeng sejumlah mitra pembayaran zakat yang sudah terpercaya, seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Rumah Zakat, Dompet Dhuafa Republika, Yayasan Baitul Mal (YBM) BRI serta lebih dari 340 masjid & mushola yang melayani pembayaran zakat melalui fasilitas QRIS.
Masyarakat dapat mengakses layanan pembayaran zakat dengan masuk ke menu transfer baik melalui BRImo maupun internet Banking dan memilih nomor rekening instansi pembayaran zakat.
Adapun nomor rekening BRI tujuan pembayaran zakat yang tersedia adalah sebagai berikut :
1. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
a. Zakat : 0504 0100 0239 300
b. Infak/Sedekah : 0504 0100 0240 301
2. Dompet Dhuafa : 0382 0100 0013 306
3. Yayasan Baitul Mal (YBM) : 0206 0100 2801 301 atau 0206 0100 5680 306
4. Rumah Zakat : 1141.01.000127.30.4 a/n Yayasan Rumah Zakat
Sedangkan untuk pembayaran melalui QRIS, masyarakat dapat langsung mendatangi masjid atau mushola terdekat dengan tempat tinggal masing-masing dengan melakukan scanning QRIS yang tertera pada papan pengumuman atau tempat yang telah disediakan oleh takmir masjid melalui aplikasi fintechseperti LinkAja dan e-wallet lainnya.
Baca Juga: Ini Tips Aman Bertransaksi dari Bank BRI di Tengah Pandemi Covid-19
Hingga minggu ke-3 Mei 2020, secara nasional sudah terkumpul lebih dari Rp 6 miliar dana zakat, infak dan sedekah di beberapa lembaga amil zakat yang telah bekerjasama dengan BRI.
Adapun jumlah transaksi pembayaran zakat yang melalui BRImo dan QRIS sudah lebih dari 146 ribu.
“Dengan tersalurnya zakat, infak maupun sedekah kepada yang berhak menerima, tentunya akan menyempurnakan ibadah puasa bagi saudara kita yang muslim selama Bulan Ramadhan ini,” tutup Handayani.
Tag
Berita Terkait
-
BRIsyariah Salurkan Bantuan Penanganan Covid-19 Mencapai Rp 2 Miliar
-
Ini Tips Aman Bertransaksi dari Bank BRI di Tengah Pandemi Covid-19
-
BRIsyariah Hadir di 170 Titik di Aceh
-
172 Kantor Bank BRI Lakukan Operasional Terbatas Selama Libur Lebaran
-
Agen BRILink BRI Lizawati, Tulang Punggung Keluarga Sukses di Riau
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Tiket Konser Westlife Ludes, Emiten IRSX Ungkap Permintaan Pasar Hiburan Masih Sangat Kuat
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA