Suara.com - Harga minyak dunia menguat cukup signifikan usai rencana pertemuan negara-negara produsen minyak dunia atau OPEC yang akan membicarakan pemangkasan produksi lebih lanjut.
Mengutip Xinhua, Kamis (4/6/2020) minyak ditutup menguat, tetapi masih di bawah level tertinggi pada awal sesi di atas 40 dolar AS per barel, tertinggi sejak Maret.
Minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman Agustus ditutup naik 22 sen, atau 0,6 persen, menjadi 39,79 dolar AS per barel. Di awal sesi, Brent sempat menyentuh 40,53 dolar AS level tertinggi sejak 6 Maret.
Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Juli, naik 48 sen, menjadi 37,29 dolar AS per barel.
Harga kedua tolok ukur minyak dunia itu melonjak dalam beberapa pekan terakhir, dengan Brent lebih dari dua kali lipat setelah mencapai level terendah 21 tahun di bawah 16 dolar AS pada April, ketika minyak mentah WTI berubah negatif.
Kelompok OPEC+, yang terdiri dari Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari pada Mei dan Juni, sama dengan sekitar 10 persen dari output global sebelum krisis virus corona.
Pembicaraan difokuskan untuk menjaga tingkat pemotongan saat ini hingga di luar Juni. Minyak juga melemah pada laporan bahwa produsen OPEC Teluk tidak membahas perpanjangan untuk pengurangan produksi sukarela mereka yang lebih dalam setelah Juni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel
-
Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan
-
Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia
-
IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?
-
Dolar AS Ambruk, Rupiah Ditutup Perkasa di Level Rp16.754 Sore Ini
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG
-
Prabowo Sebut Tanaman Ajaib, Sawit Kini Berubah Arti Jadi 'Pohon' di KBBI
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Hashim: 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Sepihak Satgas PKH Bisa Ajukan Keberatan