- Rupiah menguat 0,24% ke Rp16.754 per dolar AS didorong optimisme pasar global.
- Kesepakatan tarif AS-India dan net buy asing di IHSG jadi pemicu utama penguatan.
- Pasar waspada konsolidasi menanti data PDB Indonesia dan NFP Amerika Serikat.
Suara.com - Mata uang Garuda menunjukkan taringnya pada penutupan perdagangan Selasa (3/2/2026). Nilai tukar rupiah sukses mendarat di posisi Rp16.754 per dolar AS, menguat 0,24% dibandingkan penutupan hari sebelumnya yang sempat tertahan di level Rp16.800.
Sementara itu, kurs referensi JISDOR Bank Indonesia turut mencatat penguatan di angka Rp16.776.
Penguatan ini tidak lepas dari mendinginnya tensi perdagangan global. Kesepakatan tarif antara Amerika Serikat dan India menjadi "obat kuat" bagi pasar, memicu optimisme investor atau fenomena risk-on.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebutkan bahwa selain faktor eksternal, kondisi dalam negeri juga mulai stabil.
"Meredanya sentimen negatif di pasar ekuitas domestik dengan kembalinya aksi beli bersih (net buy) oleh asing di IHSG turut menyokong posisi rupiah," ungkapnya.
Meski sedang dalam tren positif, penguatan ini diprediksi masih bersifat jangka pendek. Para pelaku pasar kini tengah memasang mode wait and see menanti dua rilis data raksasa dalam beberapa hari ke depan seperti rilis pertumbuhan PDB Kuartal IV (Q4) Indonesia data tenaga kerja Non-Farm Payroll (NFP) Amerika Serikat.
Dua data ini akan menjadi penentu apakah rupiah mampu melanjutkan reli atau justru kembali terkoreksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!