- Badan Bahasa resmi mengubah definisi Sawit dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
- Jika sebelumnya hanya dianggap sebagai "tumbuhan", kini Sawit naik kelas menjadi "Pohon".
- Prabowo Subianto tak ragu menjuluki kelapa sawit sebagai Miracle Crop atau tanaman ajaib.
Suara.com - Ada yang baru dalam perbendaharaan bahasa Indonesia, dan ini bukan sekadar urusan tata bahasa. Pasalnya, Badan Bahasa resmi mengubah definisi Sawit dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Jika sebelumnya hanya dianggap sebagai "tumbuhan", kini Sawit naik kelas menjadi "Pohon".
Perubahan ini seolah menjadi legitimasi linguistik atas visi besar Presiden Prabowo Subianto yang baru saja memberikan pidato berapi-api mengenai komoditas ini.
Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo Subianto tak ragu menjuluki kelapa sawit sebagai Miracle Crop atau tanaman ajaib. Di depan para kepala daerah dan pejabat pusat, Presiden menepis keraguan pihak-pihak yang ia sebut sebagai "kelompok nyinyir".
"Kenapa kelapa sawit bagi saya saya katakan itu miracle crop? It is miracle crop," tegas Prabowo di mimbar pidato.
Presiden membeberkan alasan mengapa dunia kini seolah "bertekuk lutut" pada komoditas unggulan Indonesia ini. Menurutnya, sawit bukan hanya soal dapur dan minyak goreng, melainkan tulang punggung industri global yang mencakup bahan baku utama margarin dan roti, bahan pembuat sabun hingga cat dinding dan bahan baku utama Solar (Biofuel) hingga Avtur untuk pesawat terbang.
Prabowo juga berbagi cerita tentang pengalamannya berkeliling dunia. Ia mengungkapkan bahwa hampir semua pemimpin negara yang ia temui memohon agar Indonesia tetap memasok Crude Palm Oil (CPO) ke negara mereka.
"Hampir semua pemimpin negara minta saya, ‘Kami mohon Indonesia, tolong suplai kelapa sawit, CPO’," ujar Presiden menirukan nada bicara para pemimpin dunia tersebut.
Berdasarkan pembaruan terbaru di situs resmi https://badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/ definisi Sawit kini berubah:
Baca Juga: Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Sawit (n): Pohon yang menyerupai kelapa, bunganya berupa tandan bercabang dengan buah kecil-kecil dan banyak, berwarna merah kehitam-hitaman, daging dan kulit buahnya mengandung minyak, digunakan sebagai bahan pembuat minyak, mentega, atau sabun; kelapa bali (Elaeis guineensis).
Sebelumnya saat memberikan pengarahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Jakarta pada Senin (30/12/2024) lalu, Prabowo mengeklaim "kelapa sawit jadi bahan strategis" dan "banyak negara takut tidak dapat kelapa sawit".
Dia kemudian mengatakan bahwa Indonesia perlu menambah penanaman kelapa sawit. Menurutnya, lahan sawit menyebabkan deforestasi adalah tuduhan yang keliru.
"Enggak usah takut apa itu katanya membahayakan, deforestation, namanya kelapa sawit ya pohon, ya kan?" tutur Prabowo.
"Benar enggak, kelapa sawit itu pohon, ada daunnya kan? Dia menyerap karbondioksida. Dari mana kok kita dituduh yang boten-boten saja itu orang-orang itu," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026