- Inggris kucurkan dana jumbo untuk dukung industri perkapalan Indonesia.
- Target 1.582 kapal nelayan baru dengan desain canggih dari Babcock.
- Fokus awal pada sektor maritim, energi terbarukan, dan digitalisasi.
Suara.com - Pemerintah Indonesia resmi mempererat sinergi ekonomi dengan Inggris melalui skema Economic Growth Partnership. Salah satu poin krusial dalam kesepakatan ini adalah dukungan pendanaan fantastis sebesar 4 miliar poundsterling (sekitar Rp80 triliun) yang dialokasikan khusus untuk memperkuat industri perkapalan nasional dan memodernisasi armada nelayan domestik.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mentransformasi sektor maritim Indonesia. "Dengan UK (Inggris) kemarin sudah ditandatangani Economic Growth Partnership," ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Dukungan pendanaan ini tidak hanya sekadar suntikan modal, melainkan diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi dan kapabilitas desain kapal di dalam negeri. Inggris, melalui perusahaan pertahanan dan teknologi maritim ternama, Babcock, akan terlibat langsung dalam pengembangan ini.
Babcock dilaporkan telah melakukan pertemuan intensif dengan Presiden RI Prabowo Subianto untuk membahas teknis kerja sama. Perusahaan tersebut akan membantu Indonesia dalam merancang kapal-kapal modern yang sesuai dengan karakteristik perairan Nusantara.
"Mereka memberikan 4 billion poundsterling untuk men-support perkapalan Indonesia. Perusahaan Babcock sudah bertemu Bapak Presiden dan mereka akan membantu mendesain kapal," tambah Airlangga.
Salah satu urgensi dari kemitraan ini adalah pemenuhan kebutuhan armada perikanan. Berdasarkan data pemerintah, Indonesia saat ini membutuhkan sedikitnya 1.582 unit kapal nelayan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya laut dan meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal.
Kemitraan ini diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan teknologi dan pendanaan yang selama ini menghambat modernisasi armada nelayan. Dengan desain kapal yang lebih efisien dan tangguh, kapasitas tangkap nasional diharapkan meningkat signifikan.
Selain sektor perkapalan, Economic Growth Partnership juga mencakup sektor strategis lainnya seperti energi terbarukan, digitalisasi ekonomi dan pendidikan
Airlangga menekankan bahwa kesepakatan yang ada saat ini merupakan fondasi awal. Ke depan, pemerintah berencana untuk meningkatkan status kerja sama ini menjadi perjanjian yang lebih komprehensif (separate agreement). Namun, untuk saat ini, fokus utama adalah memastikan implementasi pendanaan £4 miliar tersebut berjalan tepat sasaran.
Baca Juga: Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
"Ini bentuk awal dulu diimplementasikan. Tahap berikutnya nanti kita akan upgrade," pungkasnya. Langkah ini menandai babak baru diplomasi ekonomi Indonesia yang semakin agresif dalam menggandeng mitra global demi memperkuat visi sebagai poros maritim dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?
-
Dolar AS Ambruk, Rupiah Ditutup Perkasa di Level Rp16.754 Sore Ini
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG
-
Prabowo Sebut Tanaman Ajaib, Sawit Kini Berubah Arti Jadi 'Pohon' di KBBI
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Hashim: 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Sepihak Satgas PKH Bisa Ajukan Keberatan
-
Inflasi Januari 2026 Tembus 3,55 Persen, Airlangga Bilang Begini
-
4 Kriteria Market MSCI, Bursa Saham Indonesia Termasuk Mana?
-
Purbaya Sebut Prabowo Tak Cawe-cawe soal Calon Ketua OJK