Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak 5,33 juta debitur telah mendapatkan program restrukturisasi dari perbankan dengan nilai sebanyak Rp 517,2 triliun.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, debitur yang mendapatkan program restrukturisasi tersebut mayoritas dari kalangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
"UMKM Rp 250,6 triliun dari 4,55 juta debitur. Non UMKM Rp 266,5 triliun atau 780 ribu debitur atau 0,78 juta," ujar Wimboh dalam video conference di Jakarta, Kamis (4/6/2020).
Dari sisi perusahaan pembiayaan, lanjut Wimboh, sebanyak 2,6 juta kontrak pembiayaan telah disetujui restrukturisasi dengan nilai Rp 80,55 triliun.
Menurutnya, masih terdapat beberapa kontrak pembiayaan yang masih proses persetujuan restrukturisasi.
"Terdapat 485 ribu kontrak yang masih dalam proses persetujuan," ucap Wimboh.
Dalam hal ini, Wimboh merasa yakin likuiditas perbankan masih kuat dengan adanya kebijakan Quantitative Easing Bank Indonesia (BI) yang telah menyuntikan likuiditas sebesar Rp 583,8 triliun.
Selain itu, Pemerintah juga telah menempatkan dana ke bank sebagai penyangga likuiditas perbankan yang sewaktu-waktu bisa digunakan.
Baca Juga: Jokowi Minta BI OJK dan Menteri Ekonomi Berbagi Beban Atasi Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini