Suara.com - Harga emas menguat di atas level 1.800 dolar AS per ounce karena lonjakan kasus virus corona dan memanasnya ketegangan AS-China yang mendorong permintaan logam mulia tersebut.
Mengutip CNBC, Kamis (17/7/2020) harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi 1.811,41 dolar AS per ounce, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 9 Juli, yakni 1.814,40 dolar AS per ounce.
Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup sebagian besar tidak berubah di posisi 1.813,80 dolar AS per ounce.
Presiden Donald Trump memerintahkan untuk mengakhiri status khusus Hong Kong di bawah hukum AS, yang memberikan perlakuan ekonomi istimewa kepada kota tersebut, mendorong Beijing untuk memperingatkan sanksi pembalasan.
Emas, yang secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, melambung lebih dari 19 persen sepanjang tahun ini, terutama diuntungkan dari suku bunga yang lebih rendah dan langkah-langkah stimulus luas dari bank sentral utama.
Logam lainnya, paladium naik 1 persen menjadi 1.979,74 dolar AS per ounce, platinum menguat 0,5 persen menjadi 830,50 dolar AS per ounce, dan perak meningkat 0,7 persen menjadi 19,34 dolar AS per ounce.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026
-
Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode
-
Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!
-
Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM
-
Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel
-
Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak
-
Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat
-
DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce
-
Dapat Rating BBB dari S&P, Purbaya Diperingatkan Rasio Bunga Utang Pemerintah