Bisnis / Makro
Selasa, 02 Juni 2026 | 19:34 WIB
Ilustrasi migas. Foto: Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) diminta untuk terus memacu kinerjanya.
Baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik mencatat nilai impor Indonesia pada April 2026 melonjak sebesar 22,49 persen menjadi 25,21 miliar Dolar AS.
  • Kenaikan impor migas sebesar 82,52 persen dipicu oleh tingginya permintaan minyak mentah serta hasil minyak dari berbagai negara.
  • Total nilai impor Indonesia selama periode Januari hingga April 2026 mencapai 86,51 miliar Dolar AS atau naik 13,40 persen.

Suara.com - Badan Pusat Statistik mengungkapkan kalau nilai impor Indonesia per April 2026 melonjak tajam hingga 25,21 miliar Dolar AS atau naik 22,49 persen secara tahunan (year on year/yoy) dari April 2025.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini merinci kalau nilai impor migas mencapai 4,60 miliar Dolar AS atau naik 82,52 persen yoy.

Menurutnya, kenaikan impor migas ini terjadi dari peningkatan impor minyak mentah sebesar 67,49 persen dan impor hasil minyak 87,76 persen.

"Kenaikan impor migas 82,52 persen ini disebabkan oleh peningkatan nilai impor minyak mentah yaitu 67,49 persen," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan virtual, Selasa (2/6/2026).

Adapun tiga negara besar yang memasok minyak mentah ke Indonesia adalah Nigeria, Brasil, dan Kazakhstan. Sementara negara pemasok hasil minyak ke RI adalah Malaysia, Singapura, dan Mesir.

Sedangkan nilai impor non-migas per April 2026 naik 20,62 miliar Dolar AS atau mengalami peningkatan 14,11 persen yoy.

"Peningkatan nilai impor secara tahunan ini didorong oleh peningkatan impor non-migas dengan andil peningkatan sebesar 12,39 persen," imbuhnya.

Secara kumulatif sepanjang Januari hingga April 2026, total nilai impor Indonesia mencapai 86,51 miliar USD atau naik 13,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Nilai impor migas tercatat senilai 12,93 miliar USD atau naik 17,58 persen. Sementara nilai impor non-migas tercatat senilai 73,58 miliar USD atau naik 12,70%.

Baca Juga: Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas

Load More