Suara.com - Pekerjaan pemeliharaan dan rekonstruksi jalan tol Jagorawi sepanjang 255 kilometer kembali dilanjutkan PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad.
General Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Oemi Vierta Moerdika mengatakan, bahwa dalam rangka mengantisipasi kepadatan yang timbul, Jasa Marga menyiapkan rambu-rambu untuk pengamanan, melakukan rekayasa lalu lintas dengan contra flow dan menyiagakan petugas pengaturan lalulintas di sekitar lokasi pekerjaan.
"Kami memasang beberapa rambu pengamanan sesuai standar perambuan Jasa Marga dan melakukan rekayasa lalu lintas contra flow. Juga menempatkan petugas pengaturan lalulintas di sekitar lokasi pekerjaan di luar dari petugas Mobile Customer Service yang juga siaga 24 jam," kata Oemi dalam keterangannya, ditulis Senin (20/7/2020).
Memasuki Minggu ke tiga Juli 2020, pemeliharaan dan rekonstruksi Jalan Tol Jagorawi kembali dilanjutkan.
Minggu ini pekerjaan dilakukan pada Km 11+600 s.d Km 11+725 lajur 1 sepanjang 125 m dan Km 11+825 s.d Km 11+955 lajur 1 sepanjang 130 m arah Ciawi, mulai hari Minggu (19/7) pukul 13.00 WIB sampai dengan hari Sabtu (25/7) pukul 06.00 WIB.
Semua lajur (selain lajur 1) dapat digunakan sebagai jalur lalulintas selama pekerjaan berlangsung, kecuali pada pukul 21.00-06.00 WIB, bahu luar, lajur 1 dan sebagian lajur 2 pada lokasi pemeliharaan dan rekonstruksi jalan akan digunakan sementara untuk akses alat berat dan kegiatan pengecoran beton.
Guna mengantisipasi kepadatan yang mungkin timbul akibat pekerjaan pemeliharaan dan rekonstruksi minggu ini dengan total panjang 255 Km, Jasa Marga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, akan berlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional berupa contra flow dari Km 05+000 s.d Km 17+000 arah Ciawi, mulai Senin sampai dengan Jumat pada pukul 15.30 s.d 21.00 WIB, hingga seluruh pekerjaan pemeliharaan dan rekonstruksi jalan tol ini selesai.
Oemi mengatakan, Jasamarga Metropolitan Tollroad telah melakukan penyelesaian pekerjaan rekonstruksi Ruas Tol Jagorawi dengan total sepanjang 2.576,77 meter.
"Dengan menyelesaikan pekerjaan rekonstruksi sepanjang 170 m pada minggu lalu, Jasamarga Metropolitan Tollroad sebagai pengelola Jalan Tol Jagorawi, telah menyelesaikan pemeliharaan dan rekonstruksi Jalan Tol Jagorawi sepanjang 2.576,77 meter sejak April 2020 yang lalu," ujarnya.
Baca Juga: Gara-gara Tabrakan, Banyak Hewan Kurban Mati Tergeletak di Tol Jagorawi
Hal ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, serta memastikan terpenuhinya Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol Jagorawi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia
-
Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat
-
Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun
-
Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung