Suara.com - Bencana banjir bandang yang melanda Masamba, Luwu Utara, Selasa (14/7/2020) berdampak terendamnya sejumlah wilayah termasuk pemukiman warga.
Bank BRI langsung bergerak cepat dengan mendirikan posko darurat dan dapur umum guna memberikan bantuan penyediaan makanan bagi para korban.
Selain itu, BRI juga menyalurkan bantuan awal tanggap darurat berupa air mineral, makanan ringan, obat-obatan, dan keperluan lainnya yang dibutuhkan oleh korban banjir.
“Kami turut prihatin atas bencana banjir yang terjadi. BRI terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana sebagai upaya meringankan beban karena musibah ini,” ungkap Amam Sukriyanto, Corporate Secretary Bank BRI.
Untuk sementara waktu, pelayanan perbankan BRI kepada masyarakat dialihkan ke wilayah yang minim terdampak musibah banjir. "Sebagai komitmen Perseroan untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, BRI tetap memberikan layanan secara normal di kantor unit Kapuna dan Malangke. Selain itu, masyarakat juga masih dapat mengakses layanan e-banking BRI seperti mobile banking dan internet banking untuk melayani kebutuhan perbankan mereka,” tambah Amam.
Hingga saat ini, BRI terus mengiventarisir kerugian dan melakukan evakuasi pekerja yang terdampak untuk mendapatkan tempat tinggal sementara.
“BRI telah memastikan untuk keselamatan pekerja dan keluarganya yang terdampak bencana banjir telah aman” tutup Amam.
Berita Terkait
-
BRI Bantu Rp 5 M untuk Penginapan Petugas Kesehatan Penanganan Covid-19
-
Potret Bocah Selamat dari Banjir Bandang Masamba, Ekspresinya Jadi Sorotan
-
KUR Online BRI Bantu Pengusaha Konveksi Tingkatkan Skala Usaha
-
3 Jenazah Kembali Ditemukan, Korban Jiwa Banjir Bandang Luwu Jadi 30Orang
-
Komitmen Pulihkan Ekonomi, Ini Sejumlah Upaya BRI bagi Penyelamatan UMKM
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih