Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersinergi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk mendorong geliat pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman secara virtual tentang pemanfaatan jasa dan layanan perbankan, di Jakarta, Selasa (21/7/2020).
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Konsumer BRI, Handayani dengan Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya.
“Melalui kerja sama ini, BRI berharap dapat mendukung penyediaan layanan perbankan di sektor pariwisata. Dengan begitu, wisatawan maupun pelaku ekonomi kreatif dapat dengan mudah mendapatkan akses transaksi maupun pembiayaan dari BRI,” ujar Handayani.
Dalam MoU tersebut terdapat poin-poin utama kerja sama, diantaranya terkait promosi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) potensial yang dapat mendukung kegiatan pariwisata di Indonesia, edukasi tata cara berwisata yang aman saat masa adaptasi kebiasaan baru, dan pemasaran Tabungan BRI BritAma dan Tabungan BritAma Rencana Wisata Nusantara, yang di-bundling dengan Kartu co-branding.
Nantinya, penerapan kerja sama tersebut akan didukung oleh publikasi media dari pihak BRI maupun Kemenparekraf, sehingga masyarakat dapat terinformasi dan teredukasi dengan baik.
Berita Terkait
-
Cerita Tenaga Pemasar BRIsyariah Pengguna Aplikasi i-Kurma
-
BRI Bangun Posko dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Masamba
-
BRI Bantu Rp 5 M untuk Penginapan Petugas Kesehatan Penanganan Covid-19
-
KUR Online BRI Bantu Pengusaha Konveksi Tingkatkan Skala Usaha
-
Komitmen Pulihkan Ekonomi, Ini Sejumlah Upaya BRI bagi Penyelamatan UMKM
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%