Suara.com - PT Latinusa Tbk perusahaan produsen tinplate atau pelat timah telah menyiapkan strategi untuk bisa bertahan dari pandemi virus corona atau covid-19. Sehingga bisa tetap produksi dan karyawan tetap aman dari penyebaran covid-19.
Direktur Utama Latinusa, Jetrinaldi mengatakan, perseroan tetap komitmen untuk memperhatikan kesehatan para karyawan.
"Secara bisnis strategi yang kita lakukan mampu menumbuhkan inovasi, efisiensi dan menurunkan biaya produksi," ujar Jetrinaldi dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (6/8/2020).
Menurut Jetrinaldi, dalam rangka efisiensi perseroan tengah mengotimalisasi biaya bahan baku timah yaitu sebesar 4 persen. Meski efisiensi, Jetrinaldi menjamin kualitas produk masih tetap baik.
"Kami mempertimbangkan peran strategis sebagai produsen tunggal dengan pangsa pasar di atas 60 persen, khususnya untuk tinplate makanan dan minuman," jelas dia.
Dari sisi kinerja, Jetrinaldi mengungkapkan perseroan meraih laba bersih pada semester I 2020 sebesar 308 ribu dolar AS. Raihan itu lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,58 juta dolar AS.
Sedangkan, dari sisi penjualan pada semester I 2020 juga mengalami penurunan 3,85 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Jetrinaldi menyebut, penurunan penjualan ini tak lepas dari pengurangan konsumsi terhadap kaleng makanan dan minuman akibat covid-19.
"Kita harap mudah-mudahan sudah membaik. Segala upaya akan kita lakukan agar penjualan kita baik. Kalau dari sisi laba kita akan turun, tahun 2020 kita akan merevisi target," tukas dia.
Baca Juga: 100 Ha Lahan Pasca-Tambang PT Timah di Babel Dibiarkan Rusak
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah, Pegadaian - Bank Syariah Nasional Kolaborasi Pendanaan & Digital
-
Rupiah Menguat ke Level Rp17.908 per Dolar AS Paling Perkasa di Asia
-
Dibuka Loyo IHSG Justru Kembali Bangkit Pagi Ini, Cermati Saham BMRI
-
Bisa Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam turun Lagi Jadi Rp2,71 Juta/Gram
-
Harga Emas Antam Hari Ini Turun! Cek Update Harga UBS dan Galeri24 di Pegadaian
-
Kenaikan Harga Pertamax Sudah Atas Izin Mas Bahlil 'Ganteng'
-
Bos OJK Beberkan Pendorong IHSG Mulai Rebound, Ini Obat Kuatnya
-
Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi
-
BI Naikkan Suku Bunga Mendadak, Masihkah Aman Investasi di Saham Bank?
-
Harga Pertamax Nyaris Rp 17.000, Pertamina Anggap Sudah Wajar