Suara.com - Harga minyak mentah dunia melemah pada akhir pekan lalu karena kekhawatiran terhadap lonjakan kasus virus corona yang terus meningkat, bahkan sepanjang pekan lalu harga minyak terkoreksi 2 persen.
Mengutip CNBC, Senin (28/9/2020) minyak mentah Brent turun 7 sen menjadi 41,87 dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate ditutup 6 sen atau 0,15 persen lebih rendah ke posisi 40,25 dolar AS.
Di Amerika Serikat, kasus infeksi virus corona meningkat di Midwest, sementara New York City, yang terpukul paling parah pada musim semi, sedang mempertimbangkan mandat penghentian yang diperbarui. Lebih dari 200.000 orang telah meninggal karena virus di negara itu.
Konsumsi bahan bakar AS tetap lesu karena pandemi membatasi perjalanan dan menghambat pemulihan ekonomi. Rata-rata permintaan bensin selama empat minggu adalah 9 persen di bawah tahun sebelumnya.
Di negara bagian yang lain, peningkatan infeksi virus corona setiap hari mencapai rekor tertingginya dan pembatasan baru diberlakukan untuk membatasi perjalanan.
Di India, produksi penyulingan minyak mentah pada Agustus turun 26 persen dari tahun lalu karena penurunan permintaan seiring pandemi menghambat aktivitas industri dan transportasi.
Pada saat yang sama, suplai lebih banyak memasuki pasar global sehingga mengancam pasokan dan mendorong harga turun.
Jumlah rig minyak dan gas AS, indikator awal produksi di masa depan, naik enam menjadi 261 dalam seminggu hingga 25 September, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes Co.
Libya baru-baru ini meningkatkan produksi dan Shell untuk sementara telah memesan kapal tanker minyak mentah pertama yang memuat di terminal Zueitina Libya sejak Januari.
Baca Juga: Stok Minyak Berlimpah, Tren Sewa Kapal Tanker Penyimpanan Ikut Naik
Penguatan dolar AS yang cenderung bergerak berbanding terbalik dengan harga minyak mentah, dalam beberapa hari terakhir juga menekan harga minyak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang