Suara.com - Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Aryo Hanggono dikabarkan telah meninggal dunia. Aryo meninggal dunia karena positif covid-19.
Hal tersebut dibenarkan, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri KKP, Agung Tri Prasetyo. Agung menyebut Aryo menghembuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Subroto.
"Beliau wafat pagi ini 04.50 wib di RSPAD," ujar Agung saat dihubungi Suara.com, Senin (28/9/2020).
Agung menambahkan, anak buah Menteri KKP Edhy Prabowo tersebut telah menjalani perawatan di RSPAD sejak 9 September 2020 lalu.
"Masuk perawatan pasca terindikasi positif covid 9 September lalu," imbuh Agung.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena terpapar virus Corona (Covid-19).
Kekinian Edhy telah dinyatakan negatif meskipun sempat dirawat di ruangan Intensive Care Unit (ICU).
Politikus Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan hal tersebut usai menghubungi Edhy melalui sambungan telepon.
Edhy melaporkan bahwa dirinya dalam kondisi sehat, bisa mengonsumsi makanan dengan baik dan sudah dites usap atau swab test lanjutan.
Baca Juga: Sembuh dari Corona, Menteri Edhy Prabowo Langsung Pimpin Rapat Virtual
"Lima menit lalu saya sudah lakukan komunikasi via telepon dengan saudara Edhy Prabowo, dan saudara Edhy Prabowo dalam kondisi, merasa keadaanya sehat dan sudah makan enak, dan alhamdulillah hasil swab sudah negatif," kata Dasco kepada wartawan, Rabu (16/9/2020).
Secara resmi Dasco menyampaikan bahwa Edhy benar terinfeksi Covid-19. Edhy sempat dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur lalu dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun