Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini dibuka di jalur merah, IHSG melemah ke level 5.036 setelah sebelumnya ditutup menguat pada perdagangan kemarin di level 5.039.
Melansir data RTI, Jumat (9/10/2020) IHSG diawal pra perdagangan turun ke level 5.036 atau melemah 0,05 persen.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, IHSG tampak bergerak flat di jalur merah, hingga pukul 9:05 Wib IHSG berada di level 5.032 turun 6 poin atau setara 0,13 persen.
Begitu juga dengan indeks LQ45 yang ikut turun 2 poin atau melemah 0,29 persen menuju level 768. Sebanyak 117 saham menguat, 97 saham melemah dan 158 saham belum ditransaksikan.
Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya bursa saham AS yang ditutup menguat membawa kabar positif untuk perdagangan hari ini.
Selain itu efek positif jangka panjang Omnibus Law menjadi sentimen positif lainnya.
"Namun di tengah itu dalam jangka pendek membawa dampak negatif yaitu aksi penolakan dari berbagai kalangan masyarakat yang ingin UU Cipta Kerja dihapuskan sehingga terjadi aksi demo dan kerusuhan pada hari kamis kemarin menjadikan sentimen negatif untuk hari ini," kata Edwin dalam analisanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?