Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Rabu (7/10/2020) berbalik melemah. IHSG anjlok ke level 4.976 setelah ditutup menguat pada perdagangan kemarin di level 4.999.
Melansir data RTI, IHSG diawal pra perdagangan turun 22 poin ke level 4.976 atau melemah 0,45 persen. Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, IHSG makin anjlok turun ke bawah ke level 4.969 melemah 30 poin atau setara 0,60 persen.
Begitu juga dengan indeks LQ45 yang ikutan turun 6 poin atau melemah 0,85 persen menuju level 757. Sebanyak 75 saham menguat, 136 saham melemah dan 114 saham belum ditransaksikan.
Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, laju IHSG dibayangi tren negatif atas pernyataan Presiden AS Donald Trump yang memutuskan menunda mengeluarkan paket stimulus senilai 2,4 triliun dolar AS.
"Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya bursa saham AS yang ditutup melemah membawa kabar negatif untuk perdagangan hari ini ditengah penarikan negosiasi stimulus AS oleh Presiden Trump," kata Edwin dalam analisanya.
Selain itu dari dalam negeri kata dia menarik dicermati respon pasar terhadap disahkan nya RUU Cipta kerja yang membuat buruh melakukan aksi mogok kerja hingga hari Kamis besok.
Dirinya pun memperkirakan laju IHSG akan bergerak pada rentang 4.960 - 5.043.
"Adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah JPFA, WIKA, PGAS, MAPI, JSMR, GGRM, BBRI, BRPT, BBNI, PRDA," pungkasnya.
Baca Juga: Pernyataan Anies soal PSBB Membakar Rp 300 Triliun Uang di Pasar Modal
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!