Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi masyarakat lebih banyak menggunakan jalur darat saat berpergian ke luar kota pada libur panjang Maulid Nabi SAW. Libur tanggal merah Maulid Nabi jatuh pada Kamis 29 Oktober.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, dalam liburan panjang kali diperkirakan sebanyak 622.039 kendaraan keluar dari Jakarta.
"Itu jumlahnya naik 21,77 persen dibandingkan lalu lintas normal," ujar Budi dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (23/10/2020).
Menurut Budi, masyarakat juga akan lebih banyak melewati jalan tol saat perjalanan liburannya. Dia menyebut 21 persen dari total kendaraan akan menggunakan jalan tol.
Ia melanjutkan, masyarakat yang menggunakan jalan tol mayoritas akan menuju ke arah Jawa Timur atau sebanyak 48,1 persen.
"Kemudian Barat 28 persen, sisanya 23 persen ke Selatan melalui Bogor jalan tol Jagorawi bogor jalan tol sukabumi, Cipatat sampai dengan Bandung," ucap dia.
Budi mengatakan pihaknya bersama Kepolisian sudah menyiapkan skenario untuk pengaturan lalu lintas pada saat liburan tersebut. Diantaranya, sebut Budi, pihaknya akan menyiapkan skema contra flow jika terjadi kemacetan.
"Kalau one way kita lihat dulu, tapi kalau contra flow pasti kita lakukan," jelas dia.
Dalam liburan panjang ini, Budi juga mengingatkan para berkendara untuk mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya, jika tak patuh maka pihaknya akan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Baca Juga: Antisipasi Libur Panjang, Polda Banten: Objek Wisata Akan Disekat
"Kalau ada masyarakat tidak patuhi aturan sudah protokol kesehatan pasti akan ditegur dan treatment pencegahan covid-19 yang masih dilakukan," pungkas dia.
Berita Terkait
-
Kontroversi Studi Obat Kumur Mengurangi Jumlah Virus Corona di Mulut
-
Antisipasi Libur Panjang, Polda Banten: Objek Wisata Akan Disekat
-
Manfaatkan Demo Tolak UU Ciptaker, Koper Isi Narkoba Diedarkan ke Jakarta
-
Sewa Wisma PKPRI Hingga Rp180 Juta, Sule: Banyak Warga Tak Mau Isolasi Diri
-
Pandemi, Libur Panjang? Coba Ajak Anak Berkebun di Rumah, Ini Tipsnya
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara