Suara.com - PT Hong Kong Kingland melaksanakan pembangunan bagian atas atau Upper Structure Construction Ceremony untuk tower The Fritz di Serpong, Tangerang Selatan.
President Director Kingland Avenue Timothy Chang mengatakan The Fritz akan dibangun tepat waktu dan diperkirakan akan selesai pada 2023. Untuk merealisasikan rencana tersebut, Kingland Avenue telah menunjuk PT Totalindo Eka Persada Tbk. sebagai kontraktor utama pembangunan The Fritz.
"Sebagai bagian dari komitmen perusahaan, proyek ini telah dirancang dan dibangun dengan berbagai fasilitas pendukung cukup berkelas yang dapat digunakan secara maksimal oleh para penghuninya. Tidak hanya itu, dengan kehadiran Universitas Sahid dalam kawasan diharapkan dapat mempertegas konsep Univeristy Town yang diusung Kingland Avenue,” katanya dalam keterangan persnya, Minggu (8/11/2020).
Timothy mengemukakan proyek ini akan dibangun dengan konsep desain arsitekur bertema Scandinavian kontemporer. Tema ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan konsumen yang didominasi kaum millennial dan Gen Z dengan kecenderungan gaya hidup dinamis dan praktis.
Menurut Timothy, The Fritz akan terdiri lebih dari 700 unit yang terbagi dari lima kategori yaitu Superior, Deluxe, Pemium, Suite dan Grand Suite.
“Saat ini, angka penjualan The Fritz sendiri telah mencapai 60 persen dari total unit yang tersedia. Adapun harga dibanderol mulai dari Rp 400 jutaan per unit,” ujar Timothy.
Adapun PT Hong Kong Kingland merupakan perusahaan pengembang properti yang berkolaborasi dengan Alfaland Group membangun tema hunian mixed use integrated development bernama Kingland Avenue.
Kingland Avenue dibangun di atas lahan 2,4 hektare yang terdiri dari 5 gedung dengan 4 gedung apartemen, 1 gedung komersial, lifestyle plaza, dan kampus universitas yang berlokasi di Jalan Raya Serpong Km. 8. Pada tahapan pertama, PT Hong Kong Kingland memasarkan dua tower pertama yaitu The Venetian dan The Fritz.
Baca Juga: Tower B Transpark Cibubur Siap Diluncurkan
Berita Terkait
-
91 Ahli Waris Tak Mampu di Tangsel Dapat Santunan Kematian
-
Gundah Airin Kasus Kematian Covid-19 di Tangsel Naik: Kekurangan Ruang ICU
-
Kesaksian Pengelola TPU Jombang, Pernah Makamkan 50 Pasien Covid-19 Sebulan
-
Timses Calon Wali Kota Tangsel Ben-Pilar Ditabrak, Pinggul dan Kaki Patah
-
Anak Wapres Azizah Kampanye Pakai Mobil Mewah, Banyak Janjikan Duit Ini Itu
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Indonesia Bernegosiasi untuk Loloskan Kapal Tanker Pertamina dari Selat Hormuz
-
BHR Mitra Ojol Gojek Ditransfer Hingga 6 Maret 2026, Nominalnya Naik Tahun Ini
-
Saham ASII Diborong Lagi saat Harganya Murah
-
BRI Perkuat Dana Murah, CASA Tembus 70,6% dan DPK Capai Rp1.467 Triliun
-
Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Bos BI Pasang Badan
-
CFX Bidik Peningkatan Volume demi Saingi Bursa Kripto Global
-
CFX Optimistis Tarik Transaksi Kripto ke Dalam Negeri
-
Pastikan Layanan Optimal dan Tegaskan Negara Hadir, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Jenguk Pasien
-
Sempat Loyo, Rupiah Pagi Ini Balik Arah ke Rp 16.882 per Dolar AS
-
PELNI Siapkan 751 Ribu Tiket dan 55 Kapal untuk Mudik Lebaran