Suara.com - Harga emas dunia menguat pada perdagangan akhir pekan lalu di tengah terus meningkatnya kasus baru virus corona atau Covid-19, selain itu pergerakan emas juga diwarnai sentimen positif paket bantuan covid-19 yang segera terjadi di AS.
Mengutip CNBC, Senin (14/12/2020) harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi 1.839.90 dolar AS per ounce, setelah sebelumnya turun 0,6 persen.
Sementara itu untuk emas berjangka patokan AS ditutup naik di angka yang sama menjadi 1.843.60 dolar AS.
Anggota parlemen AS mencari lebih banyak waktu untuk menuntaskan kesepakatan tentang paket stimulus di tengah meningkatnya tekanan dari data ketenagakerjaan yang lemah dan melonjaknya infeksi virus corona.
"Pelaku pasar akan melihat emas bergerak lebih tinggi tahun depan, tetapi tahun ini, emas akan cukup berombak memasuki akhir tahun," kata Chris Gaffney, Analis di TIAA Bank.
Emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, telah naik lebih dari 21% tahun ini, dibantu oleh sejumlah besar stimulus untuk mendukung ekonomi yang dilanda pandemi.
"Kami akan mendapatkan kesepakatan stimulus pada akhir bulan dan Federal Reserve AS akan mempertahankan sikap moneternya yang sangat longgar, dan itu akan membantu mendukung emas hingga 2021," kata Michael Hewson, kepala analis pasar di CMC Markets Inggris.
Sementara itu harga Perak naik 0,3 persen menjadi 24,03 dolar AS per ounce. Palladium turun 0,2 persen menjadi 2.327,31 dolar AS per ounce dan platinum turun 0,8 persen menjadi 1.018,75 dolar AS.
Baca Juga: Viral Surat Wasiat Gadis Binjai Sebelum Akhiri Hidup, Kasih Emas ke Ibu
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program
-
Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan
-
Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur
-
OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI
-
Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung
-
Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG
-
Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel
-
Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan
-
BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur
-
Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN